#30 tag 24jam
Bidik Potensi 15 BBTUD di Sulawesi, PGN Teken 2 MoU Pemanfaatan Gas Bumi Industri
PGN selaku Subholding Gas Pertamina membidik potensi pengembangan gas bumi untuk sektor industri sebesar 15 BBTUD di wilayah Sulawesi. [266] url asal
(WE Finance) 12/10/24 04:00
v/16335349/
Warta Ekonomi, Jakarta -PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina membidik potensi pengembangan gas bumi untuk sektor industri sebesar 15 BBTUD di wilayah Sulawesi. Sebagai bagian dari upaya untuk mencapai potensi tersebut, PGN menandatangani 2 (dua) Memorandum of Understanding (MOU) terkait potensi pengembangan pemanfaatan gas bumi di Sulawesi Selatan, Jumat, 4/10/2024 lalu.
Pertama, PGN menandatanganai MoU bersama KSO Indogawa serta Siantar Tara Sejati untuk memenuhi gas bumi untuk pembangkit listrik di Sulawesi Selatan. Potensi pasokan gas bumi untuk kebutuhan tersebut sebesar 5 BBTUD.
Selanjutnya, PGN menandatangani MoU dengan Kawasan Industri Pattene. Kawasan Industri Pattene yang memiliki luas +/- 1.000 ha serta sekitar 50 tenant industri, sehingga kerja sama ini menjadi lokasi strategis untuk memperluas penetrasi pasar PGN. Kedepannya jumlah tenant di kawasan industri tersebut semakin bertambah sehingga potensi penyerapan gas bumi juga akan meningkat.
“PGN berupaya menjadikan kolaborasi sebagai sinergi yang bermanfaat bagi pengembangan industri dan perekonomian daerah. Diharapkan, seluruh pihak dapat segera menindaklanjuti agar menjadi kerja sama yang konkrit di mana gas bumi dapat menjadi salah satu daya tarik investasi,” ujar Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini.
PGN berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pasokan gas bumi sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal. Sebagai aggregator gas bumi nasional, PGN menyediakan layanan gas pipa, LNG maupun CNG sehingga bentuk penyaluran gas bumi dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan.
“Kerja sama ini bernilai lagi PGN yang saat ini tengah mengembangkan market di Sulawesi. Di samping itu, PGN ingin penggunaan gas bumi di dalam bauran energi bersih semakin terutama di wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Melalui komitmen ini, PGN berharap menyumbang pengurangan emisi karbon di masa transisi energi,” tutup Ratih.
Kilang Pertamina Tegas Siap Optimalisasi Dukungan Pengurangan Emisi Karbon
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menegaskan kesiapannya dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. [531] url asal
(WE Finance) 12/10/24 02:46
v/16333368/
Warta Ekonomi, Jakarta -PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menegaskan kesiapannya dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Pengembangan fasilitas produksi BBM ramah lingkungan dari green refinery telah dimasukkan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) untuk mendukung target Net Zero Emission di tahun 2060.
Taufik Aditiyawarman, Direktur Utama KPI, mengatakan dalam RJPP perusahaan dicanangkan pembangunan fasilitas produksi BBM ramah lingkungan atau green refinery.
Sejumlah proyek kilang ramah lingkungan sedang berjalan, termasuk pengembangan kilang Cilacap Tahap 2 yang diproyeksikan pada 2027 dengan kapasitas produksi 6 ribu barel Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) per hari (bph). Adapun Tahap 1 telah selesai dengan kapasitas 3 ribu barel. Secara keseluruhan Kilang Cilacap merupakan salah satu kilang terbesar Pertamina dengan kapasitas pengolahan 348 ribu barel per hari.
“Selain itu, kilang Plaju ditargetkan rampung pada 2030 dengan kapasitas pengolahan biofuels 20 ribu bph, kilang Dumai pada 2031 dengan kapasitas 30 ribu bph, dan kilang Balikpapan pada 2034 dengan kapasitas 30 ribu bph,” ujar Taufik dalam diskusi Brunch Talk bertajuk "Decarbonizing the Future: The Role of Green Fuel in Reducing Emissions" yang diselenggarakan oleh Editor Energy Society (E2S) di Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Taufik menjelaskan, KPI juga sudah siap menjalankan program pemerintah jika diberikan mandat untuk meluncurkan produk BBM solar dengan kadar sulfur rendah. Kilang Balongan saat ini sudah siap untuk memproduksi BBM dengan kadar sulfur 10 ppm.
Saat ini, KPI siap produksi diesel dengan produk low sulphur 10 ppm dari Balongan. Kilang lainnya masih bervariasi. Namun, pada tahun depan, kilang Balikpapan akan mulai beroperasi pada 2025 dan mampu memproduksi BBM EURO 5 dengan kadar sulfur 10 ppm, baik untuk gasoline maupun diesel.
“Ini akan meningkatkan kapasitas untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Jawa dan Kalimantan," jelas dia.
Saat ini, KPI mampu memproduksi biofuel melalui beberapa metode. Salah satunya melalui co-processing bahan baku nabati yang dicampur dengan conventional feedstock pada existing process. Proses ini dilalui untuk memproduksi Sustainable Aviation Fuel (SAF).
"Kami melakukan modifikasi unit THDT untuk coprocessing SAF di Kilang Cilacap dengan kapasitas 9 ribu bph," ujarnya.
Dalam memproduksi biofuel, KPI juga melakukan pengolahan bahan baku nabati (CPO Based) dengan komposisi 100% yang seluruhnya menjadi feedstock (Refined Bleached Deodorized Palm Oil/ RBDPO). Ini dilakukan untuk memproduksi green diesel atau B100.
"HVO dari kilang Cilacap merupakan konversi dari feedstock RDBPO, khususnya produk renewable diesel 100% atau B100 dengan kapasitas 3 ribu bph," katanya.
Arie Rachmadi, Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan penggunaan biofuel adalah salah satu cara terbaik untuk bisa menekan emisi yang selama ini banyak dihasilkan oleh kendaraan. Indonesia berada di jalur yang tepat dengan keberhasilan program biodiesel, sejalan dengan tren global yang semakin mengarah pada penggunaan biofuel.
“Salah satu fokus yang harusnya bisa dikejar adalah penggunaan gasoline ramah lingkungan karena konsumsi terbesar ada di bensin gasoline," katanya.
Menurut Ali Ahmudi Achyak, Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS), tantangan terbesar untuk bisa mendorong program biofuel selain pasokan bahan baku adalah harganya yang masih tinggi. Ini dinilai wajar karena energi baru terbarukan (EBT) masih dianggap energi mahal karena penggunaannya tidak sebanyak energi fosil.
Untuk itu penetrasi dan dukungan dari pemerintah menjadi krusial. "Harus ada kemauan baik dari pemerintah caranya dengan memberikan insentif untuk memastikan ketersediaan feedstock. Feed in tariff harus dikeluarkan," ungkap Ali.
Ini Kata Dirjen Minerba Soal Usulan Perusahaan Tambang yang Ingin Kerok Sumber Daya Sampai Habis
Tri Winarno akhirnya buka suara perihal usulan asosiasi tambang yang menginginkan kesinambungan izin perusahaan hingga cadangan sumber daya habis. [481] url asal
(WE Finance) 12/10/24 00:33
v/16330993/
Warta Ekonomi, Jakarta -Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Tri Winarno akhirnya buka suara perihal usulan asosiasi tambang yang menginginkan kesinambungan izin perusahaan hingga cadangan sumber daya habis.
Perlu digarisbawahi, usulan yang di dorong ini khusus bagi perusahaan tambang yang telah terintegrasi. Artinya perusahaan yang dimaksud telah memiliki pabrik smeltet atau pemurnian.
“Secara undang-undang kan memungkinkan sampai cadangan habis kalau terintegrasi atau BUMN (Badan Usaha Milik Negara) kan itu. Aturannya kan sudah ada yang sampai cadangan habis,” ucap Tri Winarno di Monas, Jakarta, Kamis (10/10).
Sementara itu jika melihat UU No 3 Tahun 2020 pada poin F tertera ‘Untuk Pertambangan Mineral logam yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahan dan/atau pemurnian selama 30 (tiga puluh) tahun dan dijamin memperoleh perpanjangan selama 10 (sepuluh) tahun setiap kali perpanjangan setelah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pada poin G ’Untuk Pertambangan Batubara yang terintegrasi dengan ke giatan Pengembangan dan / atau Pemanfaatan selama 30 (tiga puluh) tahun dan dijamin memperoleh perpanjangan selama 10 (sepuluh) tahun setiap kali perpanjangan setelah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dua poin di atas lah menerangkan bahwa perpanjangan perusahaan tambang akan diberikan perpanjangan 10 tahun dengan syarat dan ketentuan perundang-undangan. Inilah yang ingin didorong oleh para asosiasi agar perpanjangan perusahaan mereka tak dibebani persyaratan yang memberatkan.
Chairman Indonesian Mining Association (IMA), Rachmat Makkasau mengatakan, di beberapa negara Perusahaan tambang memang dibatasi dengan peraturan terkait lingkungan dan lain sebagainya. Namun tidak pada izin pertambangannya, apalagi perusahaan telah memiliki smelter.
Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan produksi smelter yang didukung oleh suplai mineral yang diperoleh dari aktivitas tambang perusahaan tersebut.
”Di beberapa negara, selama masih dibutuhkan, izin pertambangnya tidak dibatasi. Dibatasi dengan peraturan-peraturan terkait lingkungan, kewajiban, main klausul dan lain-lain. Tapi tidak terkait dengan izin tambangnya sendiri,” di BNI Investor Daily Summit, Jakarta, Selasa (08/10/2024).
Poinnya jika suatu kawasan masih terdapat sumber daya yang belum tereksplorasi secara tuntas IMA mendorong agar Pemerintah dapat memberikan kepastian kesinambungan usia izin tambang pada perusahaan yang telah memiliki smelter atau pabrik pemurnian.
“Tambang yang mempunyai prospek dalam downstream, itu harusnya dimaksimalkan, sebanyak sejauh mungkin untuk kepentingan negara,” tambahnya.
Selanjutnya, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas setuju akan usulan tersebut.
”Sebaiknya memang tidak dibatasi dengan jangka waktu. Seperti di negara-negara tambang di luar Indonesia, sebagian besar itu sampai dengan cadangannya habis,” ucap Tony.
Konteks terkait kesinambungan usia tambang sangat erat memang kaitannya dengan kesinambungan PTFI di Indonesia. Di mana perusahaan ini diberikan izin operasi sampai 2041.
”Kami sudah mengidentifikasi sumber daya yang sangat signifikan di wilayah kerja kami. Tapi kalau saya menginvestasi eksplorasi sekarang, stakeholder saya bilang untuk apa itu? Nanti yang menikmati siapa? Kita yang menemukan. Terus nanti yang mengerjakan, yang mendapat manfaat, orang lain, walaupun manfaat bagi negara juga ada. Jadi memang sebaiknya adalah, diberikan apakah ini sudah terintegrasi hulu-hilir, diberikan perpanjangannya sampai dengan cadangannya habis,” tutup Tony.
Dari Balik Layar, HOUNIAN Dukung Kesuksesan Penyelenggaraan Miss Universe Indonesia 2024
Dari Balik Layar, HOUNIAN, agensi branding dan pemasaran mendukung kesuksesan penyelenggaraan Miss Universe Indonesia 2024 [258] url asal
(WE Finance) 11/10/24 23:40
v/16330994/
Warta Ekonomi, Jakarta -Miss Universe Indonesia 2024 berhasil mencatatkan sejarah baru dalam dunia kontes kecantikan dengan peningkatan signifikan dari segi penyelenggaraan, sponsorship, dan jangkauan media. Di balik kesuksesan tersebut, HOUNIAN, agensi branding dan pemasaran asal Jakarta, memainkan peran kunci sebagai pendorong utama dalam mengamankan sponsor utama dan merancang strategi komunikasi yang efektif.
Salah satu prestasi terbesar HOUNIAN adalah keberhasilannya mengamankan NJS Gold, brand perhiasan terkemuka, sebagai sponsor utama. Kemitraan ini bukan hanya dukungan finansial, tetapi juga selaras dengan visi Miss Universe yang mengusung inklusivitas dan keberagaman.
Dukungan NJS Gold memungkinkan peningkatan kualitas produksi dan inovasi acara, termasuk teknologi mutakhir dan presentasi panggung yang memukau.
HOUNIAN juga berhasil mengimplementasikan strategi hubungan masyarakat yang memperkuat eksposur global acara ini. Dengan memanfaatkan media digital, tradisional, dan sosial, mereka memastikan cerita Miss Universe Indonesia 2024 menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk generasi muda dan komunitas internasional.
Acara yang digelar di H Club SCBD, Jakarta, berhasil memperluas jaringan publikasi, dengan banyaknya penonton menyaksikan secara langsung dan streaming. Lonjakan penonton ini menunjukkan keberhasilan HOUNIAN dalam menjadikan Miss Universe Indonesia lebih dari sekadar kontes kecantikan, tetapi juga platform sosial berpengaruh yang membahas isu pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.
"Kolaborasi dengan Miss Universe Indonesia 2024 dan NJS Gold menggarisbawahi komitmen kami untuk meningkatkan acara ini ke tingkat yang lebih tinggi, baik dari segi branding maupun pengalaman bagi peserta,” ujar Ian Kamil, CEO HOUNIAN.
Dengan kesuksesan ini, HOUNIAN dan Miss Universe telah membangun pondasi kuat untuk kolaborasi di masa depan, membuka peluang baru bagi pengembangan acara ini sebagai platform sosial yang membawa perubahan positif di tingkat global.
GITET 500 Kv Ampel New Beroperasi, PLN Pastikan Sistem Kelistrikan di Jawa Semakin Kuat
Kunjungan ini dimaksudkan untuk memastikan langsung pengoperasian GITET tersebut yang akan memperkokoh sistem kelistrikan di pulau Jawa. [810] url asal
(WE Finance) 11/10/24 23:39
v/16333369/
Warta Ekonomi, Bandung -Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto melaksanakan kunjungan kerja langsung ke Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilo Volt (kV) Ampel New / Boyolali.
Kunjungan ini dimaksudkan untuk memastikan langsung pengoperasian GITET tersebut yang akan memperkokoh sistem kelistrikan di pulau Jawa.
Wiluyo mengatakan bahwa GITET 500 kV Ampel New / Boyolali akan menjadi salah satu penopang sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Posisinya yang berada di tengah Pulau Jawa akan meng-interkoneksi sistem kelistrikan di Utara dan Selatan Pulau Jawa.
PLN memastikan GITET 500 kV Ampel New / Boyolali akan beroperasi secara aman karena telah berhasil memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) pada 8 Oktober 2024.
“Dengan beroperasinya GITET 500 kV Ampel New / Boyolali ini, sistem kelistrikan di Jawa ini akan jauh lebih kuat. Sistem kelistrikan di Utara dan Selatan Jawa akan saling terkoneksi sehingga bisa meminimalisir terjadinya gangguan,” kata Wiluyo dalam keterangan resminya, Jumat (11/10/2024)
Saat ini PLN juga terus berupaya menyelesaikan proyek-proyek lainnya di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan. Apalagi, komitmen PLN dan Pemerintah dalam mendukung transisi energi juga harus dibarengi dengan sistem kelistrikan yang andal agar listrik yang dikonsumsi oleh pelanggan adalah listrik yang berkualitas.
“Satu-satu kita selesaikan pekerjaan-pekerjaan serta proyek-proyek yang bertujuan menguatkan sistem kelistrikan di Indonesia ini. Komitmen kita dalam mendukung transisi energi harus kita wujudkan melalui penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang kuat dan andal,” ungkapnya
Adapun, Executive Vice President Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua Dan Nusa Tenggara, Ratnasari Sjamsuddin menyebut bahwa saat ini pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Pulau Jawa memang masih tergolong massif. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan kebutuhan listrik di Pulau Jawa yang terus meningkat.
“Alhamdulillah GITET Ampel kini sudah selesai sehingga jalur selatan dan jalur utara sudah terhubung sehingga perkuatan untuk evakuasi daya dari pembangkit kita yang berkapasitas besar yang ada di utara Jawa itu Insya Allah bisa terevakuasi dengan baik,”jelasnya
Sementara itu, PLH General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah juga mengucapkan apresiasinya atas keberhasilan penyelesaian GITET 500 kV Ampel New / Boyolali Diameter 3 dan 4. Ia menyebutkan tanpa dukungan dari stakeholder di level pemerintah, swasta, PLN Group hingga masyarakat, proyek ini mustahil untuk selesai.
Munto menambahkan untuk proyek GITET 500 kV Ampel New / Boyolali ini masih menyisakan penyelesaian Diameter 1 dan 2 yang ditargetkan dapat rampung pada awal tahun 2025.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh pejuang kelistrikan yang telah berjuang keras menuntaskan GITET 500 kV serta Gardu Induk 150 kV Ampel New / Boyolali. Banyak tantangan yang kita hadapi, namun sinergi dan kolaborasi yang telah berjalan memampukan kita untuk menuntaskan proyek ini,” jelasnya
Adapun, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 4 (UPP JBT 4), Ainanto Nindyo lanjut menjelaskan Gardu induk ini sendiri didukung oleh dua trafo IBT yang masing-masing berkapasitas 500 Mega Volt Ampere (MVA) serta satu trafo berkapasitas 60 MVA di sistem 150 kV sehingga secara keseluruhan Gardu Induk ini memiliki kapasitas 1.060 MVA.
Kehadiran GITET 500 kV Ampel New / Boyolali akan mengurangi pembebanan pada Subsistem Ungaran, Pedan dan Tanjung Jati.
“Alhamdulillah kita berhasil memperoleh SLO untuk GITET 500 kV Ampel dan SUTET 500 kV Ampel New / Boyolali Incomer arah Pedan Sirkit 1 dan SUTET 500 kV Ampel New / Boyolali Incomer arah Ungaran Sirkit 1, dengan begitu maka GITET dan SUTET-nya telah resmi layak beroperasi dengan aman. Selain itu, kehadiran GITET 500 kV Ampel ini juga akan mengurangi beban di beberapa Subsistem kita seperti Subsistem Ungaran, Pedan dan Tanjung Jati,” jelasnya
Saat ini bagian GITET 500 kV Ampel New / Boyolali yang telah berhasil di-energize adalah diameter 3 arah GITET 500 kV Ungaran dan diameter 4 arah GITET 500 kV Pedan. Gardu induk ini sendiri didukung oleh dua trafo IBT yang masing-masing berkapasitas 500 Mega Volt Ampere (MVA) sehingga secara keseluruhan Gardu Induk ini memiliki kapasitas 1.000 MVA, serta 2 line bay SUTET 500 kV arah Boyolali - Ungaran dan Boyolali - Pedan.
Pembangunan GITET 500 kV Ampel New / Boyolali dan juga GI 150 kV Ampel New / Boyolali beserta dengan transmisinya ini juga telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat dengan berhasil membuka lapangan pekerjaan baru. Terbukti, setidaknya lebih dari 470 tenaga kerja lokal berhasil terserap dalam proyek ini.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) juga mengunjungi proyek pembangunan gedung Disaster Recovery Center (DRC) yang berlokasi di Gedanganak, Ungaran-Semarang. Pembangunan proyek tersebut di supervisi oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat, Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 2.
DRC berfungsi sebagai pusat kendali yang memastikan pemulihan sistem listrik secara cepat dan efisien setelah terjadi gangguan atau bencana. DRC mengoordinasikan komunikasi antara operator jaringan listrik, tim teknis, dan pihak eksternal seperti penyedia energi serta pemerintah untuk memulihkan aliran listrik.
Selain itu, DRC juga memantau status infrastruktur kelistrikan, mengelola distribusi daya darurat, serta memastikan keselamatan dan stabilitas sistem selama pemulihan, guna meminimalkan dampak gangguan pada masyarakat dan sektor industri yang bergantung pada pasokan listrik.
Kota Baru Parahyangan Tawarkan Hunian Impian di Lingkungan Kota Mandiri
Kota Baru Parahyangan kini hadirkan hunian di Tatar Tarubhawana dan Tatar Simakirana yang berada di dekat Town Center, Wahoo Waterworld, Parahyangan Golf.. [350] url asal
(WE Finance) 11/10/24 23:37
v/16330995/
Warta Ekonomi, Bandung Barat -Kota mandiri saat ini menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memilih hunian untuk tinggal dan beraktivitas.
Berbagai fasilitas kota mandiri menawarkan kemudahan bagi penghuni untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan lifestyle serta memanjakan quality time bersama keluarga.
Aksesibilitas kawasan pun menjadi faktor penentu bagi masyarakat untuk memilih hunian, kemudahan moda transportasi terpadu hingga akses tol yang saat ini juga menjadi faktor penentu.
Saat ini, tidak mudah mencari hunian nyaman dan asri di kawasan kota mandiri yang lingkungannya sudah jadi dan alami. Terlebih, hunian yang menawarkan berbagai fasilitas lengkap, seperti akses tol dan akses kereta cepat serta dikelilingi panorama gunung, lembah, dan danau yang memukau.
Kota Baru Parahyangan kini hadirkan hunian di Tatar Tarubhawana dan Tatar Simakirana yang berada di dekat Town Center, Wahoo Waterworld, Parahyangan Golf, dan IKEA Store Kota Baru Parahyangan.
Marketing Manager Kota Baru Parahyangan (KBP) Ijong Joseph Dahlan menjelaskan tersedia dua pilihan rumah di Tatar Tarubhawana, yaitu Taruwanoja House dan Tarukejora House berlanggam arsitektur modern tropical house yang didesain ramah lingkungan dan nyaman untuk ditinggali.
"Suasana hunian Tatar Tarubhawana semakin asri dan homey karena dilengkapi dengan taman tematik “Science of Trees” sebagai tempat beraktivitas di luar ruangan yang sangat dekat dengan tempat tinggal,"kata Ijong kepada wartawan di Kabupaten Bandung Barat, Jumat (11/10/2024).
Begitupun Tatar Simakirana yang menghadirkan dua varian rumah, yaitu Simakejora House dan Simawarni House dengan konsep arsitektur modern tropis yang dilengkapi taman tematik “Science of The Moon” yang asri. Simakejora House hadir dengan pilihan tipe Standar dan tipe Sudut, sedangkan Simawarni House menawarkan tipe Standar.
Taruwanoja House, Tarukejora House, Simakejora House, dan Simawarni House tampil dengan sentuhan arsitektur mewah yang dimanjakan dengan fitur mutakhir “Eco Smart Home” mencakup aspek kenyamanan, keamanan, dan energi berkelanjutan.
Ijong menambahkan kondisi lingkungan yang sudah terbentuk di kedua tatar tersebut menawarkan kualitas udara yang baik, bersih, dan sejuk sehingga menunjang kesehatan yang lebih baik bagi seluruh penghuninya.
"Dengan ditunjang kondisi alam dan lingkungan asri serta sistem keamanan 24 jam, Tatar Tarubhawana dan atau Tatar Simakirana adalah pilihan yang tepat bagi keluarga yang menginginkan suasana hunian sejuk dan alami di tengah Kawasan Kota Mandiri," pungkasnya.
Upacara HUT Pertambangan dan Energi ke-79 Berlangsung Meriah dengan Listrik PLN Tanpa Kedip
PLN menyuplai listrik selama upacara 'Peringatan Hari Ulang Tahun Pertambangan dan Energi (HUT PE) ke-79 Tahun 2024' di Monas Jakarta, Kamis (10/10). [373] url asal
(WE Finance) 11/10/24 23:22
v/16325065/
Warta Ekonomi, Jakarta -PT PLN (Persero) sukses menyuplai listrik andal tanpa kedip selama upacara 'Peringatan Hari Ulang Tahun Pertambangan dan Energi (HUT PE) ke-79 Tahun 2024' di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Kamis (10/10). Keandalan suplai listrik tersebut ditopang oleh skema pengamanan berlapis hidrogen hijau yang ramah lingkungan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam sambutannya menyatakan, peringatan HUT PE ke-79 merupakan momentum untuk meningkatkan kinerja di sektor energi dan sumber daya mineral secara berkelanjutan.
"Kementerian kita adalah bagian dari pada amanah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia khususnya Pasal 33. Dalam konteks itu, kita juga mengalami perubahan transisi yang sangat luar biasa, kita bicara tentang green energy dan juga bicara tentang lingkungan yang lebih baik," kata Bahlil.
Bahlil juga menekankan agar pemanfaatan energi dan sumber daya mineral ke depan harus lebih menghormati masyarakat lokal. Sehingga, komitmen Indonesia terhadap transisi energi dapat dijalankan secara maksimal.
"Kita juga tahu bahwa perubahan iklim yang sudah di depan mata, kita komitmen net zero emissions harus kita lakukan, transisi energi harus kita lakukan," tegasnya.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, sebagai tulang punggung transisi energi nasional, PLN saat ini tidak hanya mengalirkan listrik semata, tapi lebih dari itu PLN juga mengemban tugas untuk menyelamatkan bumi dari perubahan iklim.
"Kami siap menjalankan mandat Pemerintah untuk mengakselerasi transisi energi di tanah air. Hal ini penting agar keberlanjutan bumi bagi generasi mendatang dapat lebih baik dari saat ini," ucap Darmawan.
Darmawan menerangkan bahwa komitmen transisi energi PLN bisa dilihat dalam gelaran peringatan HUT PE ke-79 ini, di mana PLN secara khusus menghadirkan backup sistem kelistrikan dari fuel cell generator hidrogen hijau dengan kapasitas daya 100 Kilo Volt Ampere (KVA). Penggunaan genset hidrogen ini diharapkan dapat mendorong pengembangan energi hijau alternatif, sehingga ke depan akan semakin banyak acara yang menggunakan energi hijau.
"Mengingat pentingnya acara ini, kami all-out dalam memberikan suplai kelistrikan, dan alhamdulillah berlangsung tanpa kedip sekali pun," jelas Darmawan.
Selain menyuplai listrik tanpa kedip, pada gelaran ini PLN menampilkan showcase EV charging yang bersumber dari hidrogen hijau ramah lingkungan. PLN juga menampilkan 100 tabung hidrogen hijau dengan tekanan 150 bar sebagai produk hilir dari ekosistem hidrogen yang berhasil di integrasikan perseroan dan tiga kendaraan utilitas untuk pemeliharaan jaringan transmisi tegangan tinggi.
Asian Agri dan Tanoto Foundation Gandeng Pemko Medan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Massal
Pemeriksaan kesehatan massal yang dilakukan di Medan Belawan mencakup pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, dan skrining TB. [478] url asal
(WE Finance) 11/10/24 23:16
v/16325066/
Warta Ekonomi, Medan -Asian Agri bersama Tanoto Foundation melakukan pemeriksaan kesehatan massal dan edukasi kesehatan bersama Pemerintah Kota Medan di Kantor Camat Medan Belawan, Medan, Sumatra Utara.
Kepala Puskemas Medan Belawan, Mohd Mukhlis, menyatakan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Asian Agri dan Tanoto Foundation yang telah berpartisipasi aktif dan berkontribusi melaksanakan upaya penurunan angka penyakit tidak menular dan penyakit menular di kecamatan Medan Belawan dan sekitarnya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menekankan pentingnya deteksi dini penyakit. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, kita dapat mencegah penyakit menjadi lebih serius dan meningkatkan kualitas hidup,” ujar Mukhlis, Jumat (11/10/2024).
Pemeriksaan kesehatan massal yang dilakukan di Medan Belawan mencakup pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, dan skrining TB.
Selain itu, Asian Agri dan Tanoto Foundation juga mengadakan edukasi kesehatan bagi masyarakat yang hadir. Tercatat ada 200 orang penerima manfaat, terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, dan lansia, yang hadir di Kantor Camat Medan Belawan.
Selain tim yang disiapkan Puskesmas Kecamatan Medan Belawan, pihak pemerintah yang diwakili oleh Sekretaris Camat Medan Belawan, Yose Ferry, ikut serta dalam membantu menyukseskan acara.
“Kami atas nama pemerintah kecamatan Medan Belawan mengapresiasi upaya Asian Agri dan Tanoto Foundation dalam mendukung program kesehatan masyarakat di Kecamatan Medan Belawan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga dan menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat”
Manager Sustainability Operation dan CSR Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa, menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, dan selalu disambut dengan baik oleh masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, atau 'good for community', sesuai dengan salah satu nilai dasar kami. Harapan kami adalah agar angka penderita penyakit menular maupun tidak menular terus menurun, dan kami dapat menjangkau lebih banyak wilayah untuk kegiatan pemeriksaan ini," uUcap Putu.
Selain itu, Regional Lead Tanoto Foundation Sumatra Utara, Jeffrey Jeo, mengucapkan terima kasih dan memberikan pesan kepada masyarakat yang hadir.
“Kami senang dengan kegiatan pemeriksaan dan edukasi kesehatan yang dapat dilaksanakan kembali supaya masyarakat yang hadir dapat menjaga diri sendiri dan keluarga karena mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Sekali lagi terima kasih atas partisipasi bapak dan ibu sekalian yang hadir," katanya.
Sepanjang 2024 Asian Agri dan Tanoto Foundation telah berkolaborasi untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan massal dan edukasi kesehatan di beberapa lokasi, yaitu di Medan dan Pematangsiantar di Sumatra Utara, serta Pelalawan, Riau.
Selain kegiatan pemeriksaan kesehatan, Asian Agri dan Tanoto Foundation juga berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Pada 30 Juli 2024, mereka bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk mengadakan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten di Kantor Bupati Pelalawan, Riau.
Dalam acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan MoU antara Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pelalawan, Tanoto Foundation, dan Asian Agri, serta penandatanganan komitmen bersama Pentahelix Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Pelalawan.(Khairunnisak lubis)
DataOn Humanica Sukses Gelar Konferensi HR Tahunan ke-14, Tampilkan Strategi Berbasis Data untuk Masa Depan
DataOn Humanica Sukses Gelar Konferensi HR Tahunan ke-14, dengan tema 'Integrate, Innovate, Inspire: Data-Driven Empowerment for Tomorrow’s Workforce [229] url asal
(WE Finance) 11/10/24 23:15
v/16325055/
Warta Ekonomi, Jakarta -DataOn Humanica sukses menyelenggarakan Konferensi HR Tahunan ke-14 di Jakarta Selatan baru-baru ini. Mengusung tema "Integrate, Innovate, Inspire: Data-Driven Empowerment for Tomorrow’s Workforce," konferensi ini dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai industri.
“Konferensi ini bertujuan untuk memberdayakan para profesional HR dengan wawasan dan alat yang mereka butuhkan untuk menavigasi kompleksitas tenaga kerja yang berkembang pesat,” kata Gordon Enns, Presiden Direktur & Group CTO DataOn Humanica. “Dengan menerapkan strategi berbasis data, organisasi tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendorong budaya inovasi dan kesejahteraan di antara karyawan.”
Salah satu daya tarik utama acara konferensi ini adalah InspireHR Awards 2024, yang merayakan berbagai pencapaian dan keunggulan dalam praktik-praktik HR. Di antara 41 entri, trdapat 3 pemenang yakni;
● Excellence in HR Business Transformation: PT Bumitama Gunajaya Agro
● Excellence in People Experience: PT Yamaha Electronics Manufacturing Indonesia
● Best HR Team of the Year: Royal Ambarrukmo
Selain sesi pembicara, konferensi ini juga menampilkan area pameran yang meriah. Solutions Showcase dari DataOn Humanica, yang menampilkan platform HRIS terkemuka mereka, SunFish Workplaze, menarik perhatian yang signifikan dari para peserta yang ingin menjelajahi inovasi terbarunya.
Pengunjung juga mendapat layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Good Doctor sebagai Official Well-being Partner DataOn Humanica’s 14th Annual HR Conference, yang meliputi tes BMI, mini medical check-up, tes kesehatan rambut, tes kesehatan kulit kepala, tes protein, dan tes kepadatan tulang.
Ini 3 start-up Indonesia Pemenang TRANSFORM BESTARI Challenge Terima Hibah Rp 6,8 Miliar yang Didukung Unilever, UK FCDO, EY Indonesia
Ini 3 start-up Indonesia pemenang TRANSFORM BESTARI Challenge Terima Hibah Rp 6,8 miliar yang Didukung Unilever, UK FCDO, EY Indonesia [812] url asal
(WE Finance) 11/10/24 22:45
v/16325067/
Warta Ekonomi, Jakarta -Pada Konferensi Tahunan SDGs dan Festival SDGs yang diselenggarakan pada Minggu (6/10) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, TRANSFORM – program akselerator dampak (impact accelerator) yang dipimpin oleh Unilever; Kementerian Luar Negeri dan Pembangunan Pemerintah Inggris (UK FCDO); serta Ernst & Young (EY) – mengumumkan pemberian hibah sebesar Rp6,8 miliar kepada tiga perusahaan rintisan (start-up) Indonesia sebagai bagian dari TRANSFORM BESTARI Challenge.
TRANSFORM BESTARI (Bersih, Sehat, dan Lestari) Challenge bekerja sama dengan SDGs Financing Hub – Sekretariat Nasional SDGs, bertujuan mendorong munculnya start-up visioner yang mampu memberikan solusi inovatif terhadap permasalahan sosial dan lingkungan. SDGs Financing Hub berperan penting dalam merekrut dan mengelola proses seleksi para start-up yang mendaftar ke program ini sejak akhir Januari 2024.
Dr. Vivi Yulaswati, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas, selaku Ketua Tim Pelaksana Nasional SDGs menyampaikan, "Kami sangat senang melihat bagaimana SDGs Financing Hub – Sekretariat Nasional SDGs memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem investasi berkelanjutan. Di antaranya, dengan melakukan kurasi dan pengembangan pipeline proyek berdampak untuk pencapaian SDGs di Indonesia. TRANSFORM menjadi mitra strategis dalam upaya mengatasi tantangan lingkungan, meningkatkan akses masyarakat pada layanan kesehatan berkualitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Agenda 2030, dengan 17 pembangunan berkelanjutan menjadi jalan untuk masa depan yang lebih sejahtera, adil dan berkelanjutan."
Dominic Jermey, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, menambahkan, “Pendanaan katalis seperti yang diberikan Pemerintah Inggris melalui TRANSFORM berperan penting dalam membantu perusahaan rintisan yang berada pada tahap awal dalam berinovasi untuk mengatasi hambatan dalam mengembangkan bisnisnya. Tujuan kami adalah menemukan solusi inovatif yang berdampak positif bagi tantangan global dan meningkatkan potensi mereka untuk berkembang dan berinvestasi lebih lanjut. Dalam rangka merayakan 75 tahun hubungan diplomatik Inggris – Indonesia, kami berharap dapat memperdalam kemitraan di berbagai bidang, termasuk di sektor kesehatan dan pertanian, demi kepentingan masyarakat dan planet kita, sembari membawa kemakmuran dan perdamaian yang berkelanjutan.”
Tiga start-up yang terpilih dari 137 partisipan menawarkan solusi inovatif untuk melindungi lingkungan, memulihkan alam, serta menyediakan akses layanan kesehatan melalui digitalisasi. Mereka melewati proses seleksi yang meliputi penyusunan concept note dan proposal model bisnis yang menyertakan target dampak positif yang ingin dicapai, sebelum kemudian dinyatakan sebagai pemenang oleh tim panel TRANSFORM BESTARI dari Unilever, UK FCDO, EY Indonesia, dan SDGs Financing Hub.
Monika Prasodjo, Partner EY Indonesia, mengatakan “Memilih kandidat pemenang dari banyaknya usaha rintisan yang mendaftar bukan merupakan tugas yang mudah. Namun, proposal yang para pemenang sampaikan begitu menonjol, dan hal ini terlihat dari komitmen mereka untuk menangani perubahan sosial dan lingkungan melalui model bisnis yang berkelanjutan. EY berkomitmen untuk menciptakan dampak bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan melalui program EY Ripples. TRANSFORM, yang merupakan bagian dari EY Ripples, telah memberi kami kesempatan untuk membuktikan komitmen kami dalam mendukung keberlanjutan tersebut. Kami berharap para pemenang dapat memanfaatkan jaringan dan wawasan lokal mereka untuk memastikan program ini menemukan solusi efektif yang dapat menjawab tuntutan dan kebutuhan setempat.”
Perusahaan yang terpilih dalam program ini adalah:
● PT Kudeungoe Sugata mendukung pengembangan rantai pasokan yang berkelanjutan, terlacak, dan bertanggung jawab untuk biji kakao fermentasi, yang juga menguntungkan petani, konsumen, dan lingkungan. Melalui dukungan dari TRANSFORM, Sugata akan lebih mendorong praktik inklusivitas dengan melibatkan lebih banyak perempuan dan pemuda dalam proses produksi, pemasaran, peningkatan efisiensi sumber daya, serta pengurangan emisi karbon.
Selain itu, Sugata berencana untuk mengeksplorasi insentif bagi petani untuk terlibat dalam kegiatan pengurangan karbon, sambil mengidentifikasi peluang komersial baru untuk limbah kakao guna meningkatkan mata pencaharian petani.
● Elevarm berinovasi melalui Vermikompos yang mengubah kotoran sapi menjadi penguat tanah yang kaya akan nutrisi, inisiatif ini dapat mendorong ekonomi sirkular melalui daur ulang limbah peternakan. Praktik ini bertujuan untuk merevitalisasi kondisi tanah guna meningkatkan produktivitas lahan dan secara signifikan berkontribusi terhadap pertanian berkelanjutan.
Dengan dukungan TRANSFORM, Elevarm berencana meningkatkan efektivitas proses produksi dan memperluas distribusi produk ke pasar baru. Selain itu, untuk memastikan pasokan bahan baku yang konsisten, Elevarm akan mengembangkan program pemberdayaan peternak sapi untuk berpartisipasi dalam inisiatif pengelolaan limbah peternakan mereka.
● TeleCTG adalah perusahaan teknologi milik Indonesia yang bertujuan merevolusi layanan kesehatan dengan teknologi berbasis telemedicine untuk para ibu di daerah perkotaan maupun pedesaan Indonesia. Proyek TRANSFORM mereka akan dilakukan di enam Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk meningkatkan deteksi dini faktor risiko dan meningkatkan kolaborasi antara pusat kesehatan dan rumah sakit rujukan.
Selain dana hibah, TRANSFORM akan memberikan dukungan bisnis berupa pengalaman praktis, sumber daya dan jaringan dari Unilever dan EY. Ketiga pemenang juga akan mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari SDGs Financing Hub setelah periode pendanaan berakhir.
Nurdiana Darus, Head of Sustainability and Corporate Affairs Unilever Indonesia, menambahkan, "TRANSFORM memberdayakan para wirausaha dengan wawasan dan pola pikir visioner yang memahami kebutuhan masyarakat serta bisa bekerja sama untuk mengimplementasikan solusi inovatif dalam penyelesaian masalah lingkungan dan sosial. Selain dana hibah yang diberikan, Unilever dan EY memberikan dukungan bisnis untuk membantu para usaha rintisan (start-up) dalam memberikan dampak nyata bagi bisnis mereka, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB di Indonesia,” tutup Nurdiana
REA dan Pemberdayaan Petani Kecil
REA dan mitranya meluncurkan program baru yaitu SHINES (SmallHolder INclusion for Ethical Sourcing), yang akan dilaksanakan di tahun 2025 hingga 2027 [668] url asal
(WE Finance) 11/10/24 21:03
v/16320976/
Warta Ekonomi, Jakarta -Indonesia, sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, bergantung pada petani kecil untuk 41 persen produksinya, yang secara signifikan berkontribusi terhadap pangsa pasar global negara ini sebesar 59 persen.
Dengan berkembangnya peraturan dan standar yang ditujukan untuk mengatasiperubahan iklim dan pembukaan hutan, meningkatnyakeadaan mendesak bagi perusahaan dan pemerintah untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang perlu diambil sehingga dapat menyesuaikan dengan perubahan ini.
PT REA Kaltim Plantations (REA) dan mitra perusahaannya menyadari bahwa petani mandiri menghadapi tantangan yang cukup besar dalam menjalankan kegiatan sehari-hari mereka sembari berusaha untuk meningkatkan hasil panen dan juga mematuhi peraturan yang semakin ketat.
Akibatnya, petani mandiri dapat dibayangkan semakin terpinggirkan dari rantaipasok minyak kelapa sawit dikarenakan kurangnya kapasitasdan sumber daya untuk mematuhi peraturan yang akan datang, sehingga mengakibatkan produktivitas dan keuntungan mereka semakin menurun.
Menanggapi masalah ini, REA dan mitranya meluncurkan program baru yaitu SHINES (SmallHolder INclusion for Ethical Sourcing), yang akan dilaksanakan di tahun 2025 hingga 2027.
Program SHINES bertujuan untuk mendorong perubahan transformatif dalam industri minyak kelapa sawit dengan merangkul tanggung jawab bersama dan mendorong inklusivitas di seluruh rantai nilai.
Melalui kolaborasi antara REA dan mitra perusahaannya, SHINES berkomitmen untuk memberdayakan petani mandiridengan mengadopsi pendekatan inklusif untuk mencapai kepatuhan terhadap peraturan dan memenuhi persyaratan pasar seperti Peraturan Deforestasi Uni Eropa (EUDR).
Program ini akan mencakup pelatihan teknis, transfer pengetahuan, dan peningkatan kapasitas dan keterampilan untuk meningkatkan praktik perkebunan yang baik dan pengelolaan terbaik yang berkelanjutan sesuai dengan peraturan dan standar terkait.
"Bagi petani swadaya, kepatuhan terhadap peraturan dapat dilihat sebagai tantanganyang sangat berat. SHINES mengatasi hal ini dengan membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memenuhi peraturan yang terus berkembang, seperti EUDR. RSPO dengan bangga mendukung inisiatif seperti SHINES yang mengemban tanggung jawab bersama dalam mencapai visi produksi minyak sawit berkelanjutan, sekaligus menjaga penghidupan petani mandiri serta meningkatkan peran mereka dalam rantaipasok,” kata Joseph D'Cruz, CEO RSPO.
Program ini menargetkan untuk melibatkan pemangku kepentingan terkait di sepanjang rantai pasok REA, mulai daripetani mandiri dan pengolah TBS (oleh REA) hingga perusahaan penyulingan dan perusahaan yang memproduksi barang kebutuhan sehari-hari (FMCG), untuk memastikan bahwa setidaknya 600 petani mandiri di sekitar perkebunan REA di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, memenuhi kepatuhan EUDR dan sertifikasi RSPO, secara bertahap hingga tahun 2027.
Program SHINES lebih dari sekedar memenuhi kepatuhanregulasi dengan mengambil pendekatan holistik.
Program ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan hutan di sekitarnya, melindungi ekosistem alami, dan meningkatkan konektivitas keanekaragaman hayati di bentang alam. Hal ini dapat dicapai dengan mempromosikan praktik perkebunanberkelanjutan.
Upaya bersama REA dan mitra perusahaannyajuga akan bekerja untuk meningkatkan mata pencaharian masyarakat melalui premi yang mereka terima dari hasil penjualan tandan buah kelapa sawit.
Dr. Bremen, selaku Direktur Utama REA Urusan Keberlanjutan, mengatakan keterlibatan petani mandiri adalah kunci pembangunan berkelanjutan.
"SHINES membawa contoh bisnis yang kuatyang dapat menyatukan para pemangku kepentingan untuk mendorong perubahan positif di seluruh rantai nilai".
SHINES memiliki empat fokus area utama: memastikankepatuhan EUDR dan sertifikasi RSPO untuk 600 petaniswadaya, berkolaborasi dengan masyarakat-petani kecil untukmelindungi hutan sekitar 10.000 hektar di luar konsesi REA, dan melaksanakan program mata pencaharian alternatif bagi masyarakat di 6 desa sasaran.
Sebagai bagian dari acara peluncuran, dilakukan obrolan santai untuk membahas tantangan dalam memenuhi kepatuhan EUDR yang dihadapi oleh petani mandiri.
Sehingga RSPO, REA, Control Union, dan mitra perusahaan dapatmembagikan sudut pandang dan pengalaman mereka tentang bagaimana perusahaan dapat mendukung petani mandiri dalam menyesuaikan diri dengan persyaratan peraturan yang terus berkembang sembari tetap mempertahankanproduktivitas dan keuntungan.
Melalui Program SHINES dapat menciptakan lingkungan yang memungkinkan petani mandiri agar tetap menjadi bagian penting dari rantai pasokminyak kelapa sawit berkelanjutan secara global.
Peluncuran SHINES oleh REA dan mitra perusahaannyamenjadi tanda dimulainya kolaborasi yang bermakna di antarapara pelaku rantai pasokan minyak kelapa sawit. Luke Robinow, Presiden Direktur REA, mengatakan program SHINES merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya kami untuk mengembangkan industri minyak kelapa sawit yang berkelanjutan dan inklusif.
"Melalui kolaborasidengan para mitra dan petani swadaya kami, kami bertujuanuntuk mempromosikan inklusivitas dan memberikan dampak positif pada lingkungan dan masyarakat yang bergantung pada budidaya kelapa sawit untuk mata pencaharian mereka," jelasnya.
Progres Capai 96 Persen, Bendungan Rukoh Garapan Waskita Karya Siap Dukung Kedaulatan Pangan di Aceh
Bendungan Rukoh Paket II dikerjakan oleh Waskita Karya melalui Kerja Sama Operasional (KSO) Waskita-Adhi-Andesmont dengan nilai sekitar Rp1,19 triliun, [462] url asal
(WE Finance) 11/10/24 20:43
v/16318277/
Warta Ekonomi, Jakarta -Pembangunan Bendungan Rukoh Paket Dua yang terletak di Kabupaten Pidie, Aceh, hampir selesai. PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor proyek tersebut mengungkapkan, realisasi pembangunannya telah mencapai 96,20 persen.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menyatakan, Bendungan Rukoh merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan meningkatkan produksi lahan persawahan seluas hampir 12 ribu hektare (ha). Pembangunan bendungan ini, lanjutnya, juga merupakan upaya mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan di Aceh.
“Pembangunan bendungan ini diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasi. Maka, air dari Bendungan Rukoh dipastikan dapat mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (11/10/2024).

Ia menambahkan, pengelolaan sumber daya air dan irigasi menjadi penting dan harus dilanjutkan, guna mendukung pertanian yang berkelanjutan. Dengan begitu, bisa berdampak pula terhadap kesejahteraan masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie.
Kehadiran Bendungan Rukoh, lanjut dia, juga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air bersih dan penyediaan air baku sebanyak 0,90 meter kubik (m3) per detik. Berpotensi pula menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sebesar 1,22 megawatt.
“Bendungan ini pun disiapkan untuk mereduksi banjir Krueng Rukoh sebesar 89,62 persen. Kemudian diharapkan bisa menjadi destinasi wisata, sehingga dapat menumbuhkan ekonomi lokal,” tutur Ermy.
Dalam pembangunan proyek Rukoh, lanjut dia, tim Waskita menerapkan inovasi berupa penggunaan metode Multichannel Analysis Surface Wave (MASW). Cara ini dapat digunakan pada seluruh pekerjaan konstruksi yang membutuhkan penyelidikan geologi lebih lanjut secara cepat.
Dijelaskan, implementasi MASW bisa mengefisiensi biaya dan waktu, serta menjaga mutu sesuai standar. Bahkan, risiko dan bahaya dalam pengerjaan proyek bisa lebih ringan dengan menggunakan metode ini.
Sebagai informasi, Bendungan Rukoh Paket II dikerjakan oleh Waskita Karya melalui Kerja Sama Operasional (KSO) Waskita-Adhi-Andesmont. Total nilai kontraknya sekitar Rp 1,19 triliun, sementara untuk porsi perseroan sebesar Rp 591,1 miliar.
Sebelumnya, bendungan yang digarap Waskita sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo tahun ini. Di antaranya Bendungan Margatiga, Leuwikeris, dan Temef.
Sebagai BUMN Konstruksi, kata Ermy, Waskita Karya memiliki peran ganda sebagai agent of Development dan Value Creator melalui berbagai proyek infrastruktur yang dibangun. Hal itu sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang mendorong BUMN agar bisa memberikan dampak pembangunan signifikan bagi bangsa dan negara.
Dirinya melanjutkan, Kementerian BUMN pun terus mendukung keberlanjutan perusahaan, sehingga bisa tetap fokus menyelesaikan berbagai proyek. Salah satunya dengan mendukung proses restrukturisasi yang tengah dijalankan Waskita.
“Waskita sedang dalam proses restrukturisasi, baik pada sisi keuangan maupun operasional perusahaan. Proses tersebut merupakan bagian dari rencana penyehatan dan penyelamatan perseroan yang sudah menjadi fokus Kementerian BUMN sebagai pemegang saham,” jelas dia.
Perlu diketahui, pada 6 September 2024 perseroan telah melakukan penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA) dengan 21 kreditur perbankan sebesar Rp 26,3 triliun. Ditandatangani juga perubahan pokok perjanjian fasilitas Kredit Modal kerja Penjaminan (KMKP), dengan nilai sebesar Rp 5,2 triliun.