Pertamina EP dan Reethau Group Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Gas Alam
Pemaksimalan potensi gas alam di Indonesia hingga kini terus dilakukan demi mendukung visi pemerintah untuk kemandirian energi. Halaman all
(Kompas.com) 08/07/24 12:32 10071502
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemaksimalan potensi gas alam di Indonesia hingga kini terus dilakukan demi mendukung visi pemerintah untuk kemandirian energi.
Guna memaksimalkan hal tersebut, Reethau Group melalui PT Pertiwi Nusantara Resources menyepakati perjanjian jual beli gas (PJBG) dengan Pertamina EP.
Sebagai perusahaan yang memiliki fokus pada industri energi, khususnya pada Gas Alam, Reethau berawal dari trader Compressed Natural Gas (CNG) yang kemudian berkembang sebagai pengembangan dalam menghasilkan gas terkompresi pada Mother Station.
SHUTTERSTOCK/MURATART Ilustrasi penyimpanan gas alam, gas bumi.Penandatanganan PJBG dengan Pertamina EP ini menegaskan komitmen Reethau Group untuk terus mendukung pengembangan industri energi nasional, khususnya di sektor gas alam terkompresi (CNG).
Direktur Utama PT Pertiwi Nusantara Resources Arry Pasya mengatakan, Reethau Group
berkembang pesat sejak tahun 2012, dimulai dengan PT Reethau Cipta Energi yang mengirim CNG di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
"Kini berhasil membangun Mother Station PT Reethau Dharma Andalan melalui kerja sama dengan Transporter Gas BUMN. Guna mengukuhkan posisi Reethau Group di dunia CNG, Kali ini Reethau Group melalui PT Pertiwi Nusantara Resources mengikat kerja sama dengan KKKS," kata Arry dalam keterangan tertulis, Senin (8/7/2024).
Ke depannya, imbuh Arry, Reethau Group siap untuk berkembang mendukung kegiatan CNG dalam negeri dengan menargetkan potensi kerja sama dalam sektor gas alam lainnya.
Sebagai fasilitas yang memiliki tanggung jawab utama menerima, memproses, dan mengkompresi gas alam sebelum didistribusikan ke berbagai titik distribusi, kehadiran Mother Station milik Reethau Group adalah bentuk komitmen dalam mendukung pemerintah mengurangi impor gas LPG dengan memanfaatkan potensi gas alam Indonesia.
Beberapa Mother Station yang dimiliki Reethau Group di antaranya Mother Station Setu di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mother Station ini merupakan kesepakatan kerja sama Jual Beli Gas antara PT Reethau Dharma Andalan dengan Pertamina Gas untuk volume terkontrak 2,5 MMSCFD, yang beroperasi sejak Oktober 2016;
Selain itu, Mother Station Blora di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang merupakan kesepakatan kerja sama Jual Beli Gas antara PT Reethau Dharma Andalan dengan Pertagas Niaga untuk volume terkontrak 3,5 MMSCFD, yang beroperasi sejak Januari 2022.
Ketiga Mother Station KHT di Kandanghaur Timur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang
merupakan kesepakatan kerja sama Jual Beli Gas antara PT Reethau Dharma Andalan
dengan Pertamina EP untuk volume terkontrak 2,0 MMSCFD, yang beroperasi sejak
Januari 2020.