Temui Presiden PKS, Kaesang: Silaturahmi Tak Boleh Putus

Temui Presiden PKS, Kaesang: Silaturahmi Tak Boleh Putus

PSI mengaku diundang PKS untuk mencari kesepahaman mengenai isu politik sekaligus membahas potensi kolaborasi dalam Pilkada 2024 Halaman all

(Kompas.com) 08/07/24 17:10 10090283

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024) sore.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Syaikhu langsung menyambua Kaesang di pintu depan, keduanya berpelukan sebelum masuk ke dalam kantor.

Dalam keterangan resmi PSI, undangan silaturahmi ini dilayangkan PKS kepada PSI untuk mencari kesepahaman mengenai isu politik, sekaligus membahas potensi kolaborasi, termasuk dalam Pilkada Serentak 2024.

"Silaturahmi tidak boleh putus, kami datang memenuhi undangan Presiden PKS," ujar Kaesang dalam keterangannya.

Dalam pertemuan ini, turut hadir Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, Waketum PSI Andy Budiman, Ketua DPP PSI Cheryl Tanzil, hingga anggota Dewan Pembina PSI Isyana Bagoes Oka.

Pertemuan ini digelar tak lama setelah Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al Habsyi mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo menawarkan nama Kaesang, putra bungsunya, kepada partai-partai politik untuk maju pada Pilkada Jakarta 2024.

Jokowi dan Kaesang telah membantah tuduhan tersebut.

"Saya tidak pernah menyodorkan kepada siapa pun, kepada partai juga tidak pernah. Tanyakan ke partai-partai,” kata Jokowi di Karawang, Rabu (3/7/2024).

Sementara itu, Kaesang menuding Aboe telah menyampaikan kebohongan publik.

"Pak Sekjen PKS tidak bicara sesuai fakta. Pak Jokowi tidak pernah menawarkan nama saya ke partai-partai. Silakan cek, atau sebut partai mana yang pernah ditawari Pak Jokowi. Cara-cara seperti itu tidak baik dan ini merupakan kebohongan pada publik," ujar Kaesang, Kamis (27/6/2024).

Kaesang menjelaskan, kewenangan untuk mencalonkan seseorang berada di tangan ketua umum partai. Dia lantas mencurigai PKS yang ingin menutup pintu koalisi dengan PSI di Jakarta.

"PSI kan punya kursi di Jakarta, lumayan ada 8 kursi. Banyak juga partai yang menyodor-nyodorkan jagoannya agar didukung PSI. Pernyataan Sekjen PKS mungkin hendak menutup pintu koalisi dengan PSI, ya enggak apa-apa juga," kata dia.

#partai-keadilan-sejahtera #pks #kaesang-pangarep #partai-solidaritas-indonesia-psi #ahmad-syaikhu #psi

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/08/17102641/temui-presiden-pks-kaesang-silaturahmi-tak-boleh-putus