Transparansi Portofolio dan Pencairan Dana jadi Tantangan Investor Reksa Dana Saham, Ini Upaya Indo Premier Mengatasinya Halaman all - Kompas.com
Ada sejumlah tantangan investor ritel berinvestasi di reksa dana saham, ini upaya Indo Premier Sekuritas mengatasinya. Halaman all
(Kompas.com) 08/07/24 19:00 10099472
JAKARTA, KOMPAS.com - Indo Premier Sekuritas lewat platform investasi IPOT Fund meluncurkan Power Fund Series di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (8/7/2024). Power Fund Series merupakan inovasi yang dihadirkan untuk menjawab kelemahan reksa dana saham dan reksa dana ETF yang terjadi selama ini.
Power Fund Series adalah inovasi yang memberikan kesetaraan bagi investor kecil atau ritel dalam berinvestasi reksa dana. Lewat Power Fund Series, investor ritel bisa memanfaatkan fitur-fitur yang sama layaknya transaksi reel time, transparansi portofolio 100 persen, pencairan dana pasti 2 hari, dan transaksi multi-opsi.
“Kini masyarakat dapat memanfaatkan harga real-time sesuai momentum pasar untuk mendapatkan harga terbaik berbeda dengan reksa dana saham pada umumnya yang harganya mengacu hanya di akhir hari,” kata Direktur Utama, PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The.
Dia mengatakan, peluncuran inovasi Power Fund Series ini sangat relevan dengan kondisi investasi di Indonesia. Dia bilang, tujuan peluncuran ini adalah sebagai upaya pendalaman di pasar modal, memberi akses kepada investor kecil, dan memberikan kesetaraan kepada investor ritel.
Moleonoto mengatakan, ada tantangan yang dihadapi oleh para investor retail dalam melakukan investasi reksa dana saham seperti kurangnya transparansi portofolio, waktu yang dibutuhkan untuk pencairan dana yang memakan tiga hingga tujuh hari, serta harga yang terpaku di akhir hari dan transaksi yang terjadi di akhir hari juga.
“Kelemahan reksa dana saham tersebut tentu harus dibenahi agar memenuhi kebutuhan investor modern saat ini yang cepat dan dinamis,” ujar Moleonoto.
“Transaksi dapat dilakukan pada dan setelah jam bursa yang memberikan fleksibilitas kepada investor. Investor juga mendapatkan kepastian pencairan dana dalam dua hari,” tambah dia.
Lewat Power Fund Series investor retail dapat memanfaatkan reksa dana saham secara maksimal. Saat ini, Indo Premier Sekuritas mencatat 12,1 juta investor reksa dana. Pada masa Covid-19, jumlah investor reksa dana mengalami kenaikan dari posisi awal di tahun 2018 sebanyak 900.000-an investor.
“Lonjakan besar pada jumlah investor reksa dana terjadi pasa saat Covid-19, inflow masuk melalui platform digital,” jelasnya.
“Power Fund Series adalah inovasi yang pertama kali muncul untuk memudahkan investor dari berbagai kalangan. Lewat Power Fund Series, aksesibilitas dan kebebasan penggunaan bisa lebih optimal,” tambah dia.
Dia berharap fitur-fitur yang ada di dalam IPOT Fund bisa mendukung investor kecil di Indonesia dalam mendapatkan akses yang sama terhadap produk investasi, harga, dan kepastian jual beli yang setara dengan investor besar.
“Kami berharap, akan ada semakin banyak mitra yang dapat bergabung dalam Power Fund Series untuk menciptakan ekosistem investasi yang lebih inklusif, transparan, dan menguntungkan,” tegas dia.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, bahwa bursa memberikan perhatian kepada investor kecil sebagai upaya mendorong kesetaraan di pasar modal.
Dia mengatakan, sejak tahun 2007 BEI telah meluncurkan produk ETF, dan sejak itu inovasi ETF terus berlanjut.
“Produk ETF pertama sampai saat ini sudah ada 42 produk, dengan nilai kelolaan hampir Rp 15 triliun. Peluncuran ini diharapkan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada investor kita khususnya ritel,” jelas Jeffrey.