Lahan Bekas Galian Tambang di Kaltim Berpotensi Jadi Tujuan Wisata Sekitar IKN
Lahan bekas tambang yang direklamasi sejak 2001 baru dibuka untuk kalangan terbatas untuk destinasi ekowisata berkelanjutan bernama Telaga Batu Arang. Halaman all
(Kompas.com) 08/07/24 18:51 10099477
JAKARTA, KOMPAS.com -Telaga Batu Arang merupakan kolam lahan bekas galian tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC), anak usaha PT Bumi Resources tbk (BUMI) yang direklamasi sejak 2001. Lahan galian bekas tambang ini berpotensi jadi tujuan wisata baru di Sangatta, Kutai Timur, Kaltim, melengkapi wisata sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).
Saat ini, Bumi Resources dan KPC berkomitmen terus mendorong pembangunan infrastuktur pendukung Telaga Batu Arang, supaya kawasan ini kelak dapat menjadi daya tarik wisata yang semakin menggerakkan perekonomian masyarakat Kutai Timur.
Presiden Direktur BUMI, Adika Nuraga Bakrie mengatakan, ke depan pengelolaan Telaga Batu Arang sebagai Kawasan ecotourism potensial akan berbasis komunitas atau masyarakat sehingga dapat menjadi penyangga ekonomi masyarakat sekitar.
"Dengan terus dilakukannya pengembangan kawasan ini, kami berharap dapat menginspirasi perusahaan tambang lain untuk memanfaatkan kawasan bekas tambang, sehingga meminimalisir kerusakan lingkungan akibat penambangan batu bara," tuturnya melalui keterangan pers, Senin (8/7/2024).
Saat ini, pembangunan infrastruktur Kawasan Telaga Batu Arang mencakup total lahan 270 hektar dengan luas kolam 12,4 hektar. Di dalamnya akan diperkaya dengan beragam jenis vegetasi yang memiliki kemampuan menarik satwa, sehingga menjadi ruang tinggal yang nyaman bagi macam-macam fauna endemik seperti aneka spesies burung, berang-berang, rusa, kupu-kupu, serta berbagai satwa pelestari keanekaragaman hayati.
Saat ini kawasan ini baru dibuka untuk kalangan terbatas untuk destinasi ekowisata berkelanjutan dengan nama Telaga Batu Arang.
Beberapa daya Tarik wisata di wilayah ini, selain kolam untuk aneka kegiatan, juga ada Bukit Pandang yang menyajikan pemandangan Taman Nasional Kutai (TNK), Sungai Sangatta, tambang KPC dan keindahan danau.
Juga ada lokasi penangkaran Rusa Sambar (Servus Unicolor) yang merupakan salah satu satwa endemik Kalimantan. Serta ada lokasi bird watching untuk mengamati berbagai jenis burung yang hidup bebas di area Telaga Batu Arang.
Air di Telaga Batu Arang juga dimanfaatkan air baku air minum. Khusus untuk air di kolam TBA, sudah dilakukan studi oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPPT), air di kolam TBA masuk kategori air kelas A (air baku air minum).
Selain itu permukaan telaga juga digunakan sebagai wahana budi daya ikan model Keramba Jaring Apung (KJA) oleh warga sekitar. Kelayakan kualitas air telaga pun telah diuji oleh KPC berkolaborasi dengan Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor. Keramba ini juga dipakai sebagai lokasi penelitian bagi jurusan perikanan SMNK 2 Sangatta Utara.