5 Cara Mempersiapkan Anak Kembali Masuk Sekolah

5 Cara Mempersiapkan Anak Kembali Masuk Sekolah

Libur sekolah memang masih cukup panjang. Tapi, orangtua juga perlu menyiapkan anak agar siap kembali ke sekolah. Berikut tipsnya.

(Kompas.com) 08/07/24 19:35 10104106

KOMPAS.com - Saat ini, anak-anak sekolah sedang berada pada periode libur panjang.

Namun, penting bagi orangtua untuk secara perlahan mempersiapkan anak kembali ke sekolah.

Menurut psikolog klinis anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia yang berpraktik di Klinik Brawijaya Kemang, Vera Itabiliana Hadiwidjojo S.Psi M.Psi, penting untuk mempersiapkan semangat belajar dan sekolah pada anak dengan menanamkan hal positif tentang sekolah.

“Tanamkan hal positif tentang sekolah, misalnya banyak teman untuk bermain, hindari memberikan tuntutan berlebihan pada anak,” kata Vera, Sabtu (6/7/2024), seperti dilansir dari Antara.

Berikut beberapa hal yang bisa dipraktikkan orangtua untuk menyiapkan anak kembali ke sekolah:

1. Mengunjungi sekolah

Hal ini terutama penting jika anak baru menaiki jenjang yang lebih tinggi. Misalnya, dari Taman Kanak-kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD).

Ajak anak bermain di lingkungan sekolah sebelum hari pertama masuk untuk sekadar melihat calon sekolahnya dari luar.

2. Tidak menuntut berlebihan

Hindari memberi tuntutan berlebihan pada anak, baik dalam bidang akademis maupun non-akademis seperti olahraga atau seni.

Hindari terlalu membebani anak, seperti di sekolah harus jadi anak pintar, harus bisa menjawab pertanyaan guru, harus dapat nilai bagus, dan lainnya,

"Usahakan agar anak merasa senang di sekolah tanpa beban yang berlebihan," ucap Vera.

3. Berkenalan dengan orangtua murid lain

Hal ini penting untuk membangun ikatan anak dengan teman-temannya di luar sekolah.

Pada satu waktu, para orangtua juga bisa berjanjian untuk mengadakan sesi bermain bersama bagi anak-anaknya.

“Berkenalanlah dengan orangtua lainnya jika membutuhkan untuk set-up playdate anak dengan teman-teman sekelasnya,” tuturnya.

4. Mengembalikan rutinitas

Baik untuk anak yang akan menjalani pendidikan di sekolah baru atau sekadar memasuki jenjang baru pada tingkat pendidikannya setelah libur panjang, Vera menyarankan untuk mengembalikan rutinitas seperti hari-hari sekolah.

Setidaknya tiga hari sampai seminggu sebelum masuk sekolah.

Misalnya, dengan kembali membiasakan tidur malam tepat waktu dan bangun pagi, serta mempersiapkan perlengkapan sekolah yang dibutuhkan satu minggu sebelumnya.

“Disiplin dibina dari keseharian anak. Biasakan ada jadwal rutin yang mengatur aktivitasnya sehari-hari. Jadwal dapat dibuat dan disepakati bersama dengan anak,” kata dia.

5. Berkomunikasi dengan guru

Dukungan guru di sekolah juga penting untuk memberikan rasa aman pada anak saat berada di sekolah.

Orangtua bisa mengomunikasikan kepada guru apa saja yang perlu diperhatikan dari anak mengenai kemampuannya untuk beradaptasi.

Cara ini agar guru juga memahami karakter anak serta memberikan perlindungan dan kenyamanan pada anak selama kegiatan belajar.

“Guru berperan penting dalam adaptasi anak di sekolah karena guru sebagai pengganti figur orangtua selama anak di sekolah yang memberikan perlindungan dan kenyamanan pada anak,” tuturnya.

Sieh dir diesen Beitrag auf Instagram an

Ein Beitrag geteilt von KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

#parenting #anak-sd #mempersiapkan-anak-kembali-sekolah #kembali-ke-sekolah

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/07/08/193500120/5-cara-mempersiapkan-anak-kembali-masuk-sekolah