OJK: Industri Perbankan Stabil, Kredit per Mei Tumbuh 12,15 Persen - kumparan.com

OJK: Industri Perbankan Stabil, Kredit per Mei Tumbuh 12,15 Persen - kumparan.com

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri perbankan per Mei 2024 menunjukkan kinerja yang stabil dan berkelanjutan.

(Kumparan.com) 08/07/24 19:40 10104218

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri perbankan per Mei 2024 menunjukkan kinerja yang stabil dan berkelanjutan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan kinerja apik itu ditopang oleh permodalan yang kuat dengan capital adequacy ratio (CAR) perbankan tercatat di level yang relatif tinggi yaitu sebesar 26,22 persen, dibanding April 2024 sebesar 25,97 persen.

"Selain itu, tingkat profitabilitas perbankan terjaga dengan Return on Asset (ROA) sebesar 2,56 persen, dibanding April 2024 sebesar 2,51 persen, dan Net Interest Margin (NIM) sebesar 4,56 persen, dibanding April 2024 sebesar 4,56 persen," kata Dian dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Mei 2024, pada Senin (8/7).

Pada Mei 2024, kredit perbankan mengalami peningkatan sebesar Rp 65 triliun, atau tumbuh sebesar 0,90 persen secara bulanan (mtm).

"Secara tahunan kredit melanjutkan catatan double digit growth sebesar 12,15 persen (yoy) menjadi Rp 7.376 triliun," kata dia.

Berdasarkan jenis penggunaan, secara nominal yang terbesar adalah Kredit Modal Kerja yang mencapai sebesar Rp 3.332,46 triliun atau 45,18 persen dari total kredit. Kredit Investasi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 14,80 persen yoy.

Sejalan dengan pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan positif. Pada Mei 2024, DPK tercatat tumbuh sebesar 0,53 persen mtm atau meningkat sebesar 8,63 persen yoy dari April 2024 sebesar 8,21 persen yoy, menjadi Rp 8.699 triliun.

"Giro menjadi kontributor pertumbuhan terbesar yaitu sebesar 15,53 persen yoy, sedangkan deposito dan tabungan masing-masing meningkat sebesar 6,20 persen dan 5,20 persen yoy," kata Dian.

Kualitas kredit juga tetap terjaga dengan rasio NPL gross perbankan sebesar 2,34 persen, dibanding April 2024 sebesar 2,33 persen, serta NPL net sebesar 0,79 persen, dibanding April 2024 sebesar 0,81 persen). Loan at Risk (LaR) menunjukkan tren penurunan menjadi sebesar 10,75 persen, dari April 2024 sebesar 11,04 persen, dan Mei 2023 sebesar 13,38 persen.

Kemudian NPL gross UMKM pada bulan Mei 2024 tercatat stabil yaitu sebesar 4,27 persen, dibanding April 2024 sebesar 4,26 persen.

"Sejalan dengan penurunan LaR total kredit, LaR kredit UMKM juga mengalami penurunan yaitu menjadi sebesar 13,83 persen, dibanding April 2024 sebesar 14,29 persen, dan dibanding tahun sebelumnya sebesar 17,63 persen," pungkasnya.

#ojk #perbankan #finansial

https://kumparan.com/kumparanbisnis/ojk-industri-perbankan-stabil-kredit-per-mei-tumbuh-12-15-persen-235dvjqgG6I