Mendagri Ingatkan Konsekuensi Mereka yang Mau Maju Pilkada Serentak 2024
Mendagri ingatkan kepala daerah, anggota legislatif, ASN, dan TNI-Polri yang maju Pilkada untuk cuti atau mundur sebelum penetapan calon. - Halaman all
(InvestorID) 08/07/24 22:00 10112768
JAKARTA, investor.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mewanti-wanti para pihak yang hendak maju dalam Pilkada Serentak 2024. Dia mengingatkan ada konsekuensi yang harus diterima saat mereka mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Bagi kepala daerah yang hendak maju kembali pada Pilkada Serentak 2024, Tirto mengingatkan agar mereka mengajukan cuti.
“Kepala daerah definitif yang maju mereka mengajukan cuti, mengapa cuti? Karena mereka waktu mau menjadi kepala daerah memang ingin menjadi kepala daerah spiritnya, filosofinya. Mereka cutinya pada saat kampanye. Nanti akan diajukan prosesnya,” kata Tito saat dijumpai di gedung KPK, Jakarta, Senin (8/7/2024).
Selain itu, Tito turut mengingatkan anggota parlemen yang hendak maju pilkada harus mengundurkan diri sebagai anggota legislatif. Hal serupa berlaku pula untuk aparatur sipil negara (ASN) serta anggota TNI-Polri.
“Untuk yang dari ASN, TNI, Polri sebelum tanggal 22 September penetapan mereka sudah harus mengundurkan diri atau berhenti dari jabatan ASN ataupun TNI dan Polri untuk ikut dalam kontestasi,” tutur Tito.
Mantan Kapolri itu menekankan pihaknya terus mendukung persiapan pilkada mendatang. Upaya koordinasi dengan pihak terkait lainnya terus dilakukan.
“Ini memerlukan orkestrasi semua pihak, memerlukan KPU, Bawaslu, DKPP penyelenggara, pengawas, kemudian memberikan dukungan anggaran,” ucap Tito.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #pilkada-serentak-2024 #tito-karnavian #cuti-kepala-daerah #penetapan-calon-kepala-daerah #berita-ekonomi-terkini