Acer Ekspansi Fasilitas Produksi Tahun Ini, Diharap Mampu Serap Tenaga Kerja Lokal Halaman all - Kompas.com
Fasilitas produksi anyar Acer Manufacturing Indonesia nantinya akan menggunakan konsep integrated manufacturing, warehouse, dan spare part area. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 08/07/24 16:47 10112889
JAKARTA, KOMPAS.com - Acer, perusahaan teknologi informasi dan komunikasi global, melalui Acer Indonesia berencana memperluas kapasitas fasilitas produksinya tahun ini. Strategi investasi jangka Panjang ini juga menandai 25 tahun Acer hadir di Indonesia.
Presiden Direktur Acer Indonesia Leny Ng mengatakan, pihaknya akan melakukan ekspansi fasilitas produksi Acer Manufacturing Indonesia (AMI) menjadi seluas 10.000 meter persegi. Fasilitas produksi ini nantinya akan menggunakan konsep integrated manufacturing, warehouse, dan spare part area.
Dengan upaya ini, Acer dapat menambah kapasitas produksi dengan varian produk yang lebih beragam sebagai upaya untuk menyediakan perangkat teknologi berkualitas tinggi di seluruh Indonesia.
"Dari sisi kapasitas, akan naik dua kali lipat setelah perluasan ini. Capex-nya tidak bisa kami sebutkan, tapi sekitar dua kali lipat dari tahun lalu," kata Leny di Jakarta, Senin (8/7/2024).
Ia berharap, perluasan fasilitas produksi ini akan mampu menyerap tenaga kerja lokal, hingga mencapai sekitar 500 pekerja.
Menurut Leny, selama ini Acer terus mendorong agar talenta dalam negeri terus berdaya dan tak hanya melihat Indonesia sebagai pasar semata. Hal ini terutama dari upaya Acer memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
"Untuk pangsa pasar TKDN Indonesia sendiri, kita Ketika mau mendapatkan sertifikasi TKDN itu harus melalui suatu proses. Proses itu bukan hanya sekadar perusahaan isi aplikasi untuk dapatkan sertifikasi, tapi juga libatkan kru R&D. Di situlah peran tim dari Indonesia, terutama untuk bisa mendapatkan satu approval sertifikat TKDN," papar Leny.
Penggunaan AI dan Komitmen ESG
Leny melanjutkan, menandai 25 tahun Acer di Indonesia, Acer Indonesia akan melakukan modernisasi jaringan penjualan Acer di toko-toko melalui pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI).
Diharapkan, dengan memahami perilaku konsumen lebih baik, Acer dapat mendorong peningkatan efektivitas operasional bisnis.
Tahun ini, Acer juga memperkuat dukungan terhadap sector lingkungan, sosial dan tata Kelola (ESG) melalui dua aksi Utama, yakni melalui mitigasi perubahan iklim dan peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas melalui teknologi.
Misalnya, komitmen Acer mewujudkan percepatan transformasi teknologi di dunia pendidikan melalui Acer for Education, Komunitas Acer Guru Era baru (Guraru) dan program tahunan Acer Smart Schools Awards (ASSA). Program ini masuk dalam inisiatif #AcerBerbagi yang memberikan laptop dan aplikasi untuk pendidik dan siswa di berbagai sekolah dan madrasah di Indonesia.
"Pabrik Acer di Indonesia juga sudah menggunakan green and renewable energy, seperti solar panel, untuk meningkatkan ESG commitment," lanjut Leny.