Saham Asia Pasifik Menguat, Sentimen Kuat dari Wall Street

Saham Asia Pasifik Menguat, Sentimen Kuat dari Wall Street

Pasar saham Asia Pasifik menguat pada Selasa (9/7/2024), mengikuti sentimen kuat dari Wall Street. - Halaman all

(InvestorID) 09/07/24 08:00 10166835

TOKYO, investor.id – Pasar saham Asia Pasifik menguat pada Selasa (9/7/2024), mengikuti sentimen kuat dari Wall Street. Pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup pada rekor tertinggi semalam.

Nikkei 225 Jepang naik 1%, sedangkan Topix naik tipis 0,27%.

Kospi Korea Selatan naik 0,3% karena saham perusahaan kelas berat Samsung Electronics naik 0,57%, bahkan ketika serikat pekerja terbesar perusahaan tersebut melanjutkan pemogokan selama tiga hari karena mencari gaji yang lebih baik.

Di sisi lain, Hyundai mencapai kesepakatan upah tentatif dengan serikat buruhnya dan menghindari pemogokan. Saham Hyundai turun 1,59%.

Indeks berjangka Hang Seng (HSI) Hong Kong berada di level 17.534, lebih tinggi dibandingkan penutupan HSI terakhir di level 17.524,06.

Raksasa kendaraan listrik China BYD akan menginvestasikan US$ 1 miliar (Rp 16,3 triliun) di Turki untuk membuka pabrik dengan kapasitas tahunan 150.000 unit kendaraan, kata Menteri Perindustrian dan Teknologi Turki Mehmet Fatih Kacir pada Senin (8/7/2024).

“Fasilitas yang rencananya mulai berproduksi pada akhir 2026 ini akan mempekerjakan langsung hingga 5.000 orang,” ujarnya di platform media sosial X, Senin. Pekan lalu, Uni Eropa (UE) telah menaikkan tarif kendaraan listrik (electric vehicle/ EV) yang diimpor dari China.

S&P/ ASX 200 Australia bertambah 0,65%, bahkan ketika sentimen konsumen negara tersebut untuk Juli 2024 berada di -1,1% dibandingkan dengan 1,7% pada bulan sebelumnya. Trader di Asia juga akan mewaspadai data kepercayaan bisnis Australia yang akan dirilis hari ini, Selasa (9/7/2024).

Investor juga menantikan rilis indeks harga konsumen (CPI) AS pada Kamis (11/7/2024) untuk mendapatkan petunjuk mengenai keputusan suku bunga The Federal Reserve (Th Fed). Sementara itu, data inflasi China yang dirilis Rabu (10/7/2024) akan memberikan wawasan mengenai keadaan pemulihan ekonomi negara tersebut.

Semalam di Amerika Serikat (AS), indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi. Laporan keuangan dari beberapa raksasa keuangan besar dan perusahaan konsumen juga masuk dalam daftar pantauan para trader pekan ini.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-asia-pasifik #saham-asia #wall-street #s-p-500 #nasdaq-composite #trader #china #as #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/international/366456/saham-asia-pasifik-menguat-sentimen-kuat-dari-wall-street