OJK: Jumlah Investor Aset Kripto di Indonesia Turun Jadi 19,75 Juta

OJK: Jumlah Investor Aset Kripto di Indonesia Turun Jadi 19,75 Juta

OJK melaporkan, jumlah total investor aset kripto pada Mei 2024 turun menjadi 19,75 juta investor dari 20,16 juta investor pada April 2024. Halaman all

(Kompas.com) 09/07/24 13:13 10186614

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terjadi penurunan jumlah investor dan pelambatan nilai transaksi aset kripto di Indonesia pada Mei 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi mengatakan, jumlah total investor aset kripto di Indonesia pada Mei 2024 turun menjadi 19,75 juta investor dari 20,16 juta investor pada April 2024.

"Per Mei 2024 jumlah total investor aset kripto tercatat sebesar 19,75 juta investor dan pada periode yang sama nilai transaksi aset kripto mengalami perlambatan tercatat sebesar Rp 52,3 triliun sementara pada akhir April 2024 itu menjadi Rp 49,8 triliun," kata dia dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK, Senin (8/7/2024).

Kendati terjadi penurunan jumlah investor dan pelambatan nilai transaksi, secara akumulatif nilai transaksi aset kripto sepanjang tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan yakni Rp 260,9 triliun.

"Angka ini telah jauh melampaui pencapaian sepanjang tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp 149,2 triliun," ucapnya.

Sebelumnya Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi (Bappebti) menyatakan, penetrasi investor aset kripto di Asia Tenggara sampai akhir 2024 diperkirakan meningkat hingga 12,78 persen dan di tahun 2028 diharapkan dapat naik hingga 14,81 persen. Ini berdasarkan data dari Statista.

Sekretaris Bappebti Olvy Andrianita mengatakan, perdagangan Aset Kripto di Indonesia sendiri terus tumbuh positif di tengah membaiknya kondisi pasar nasional.

Sampai dengan April 2024 investor kripto dalam negeri mencapai 20 juta pelanggan dengan transaksi mencapai hingga Rp 211,1 triliun.

Menurut dia, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya edukasi dan literasi, khususnya yang dilakukan melalui Bulan Literasi Kripto (BLK) 2024. Kegiatan ini dilakukan oleh Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia-Asosiasi Blockchain Indonesia (Aspakrindo-ABI) sepanjang bulan Mei 2024.

"Tentunya perkembangan tersebut tidak lepas dari peran berbagai pihak yang terlibat pada BLK 2024 dalam upaya mendorong pemahaman masyarakat tentang perdagangan Aset Kripto,” ujar Olvy dalam keterangan tertulis, Kamis (6/6/2024).

#ojk #aset-kripto #investor-kripto

https://money.kompas.com/read/2024/07/09/131300226/ojk--jumlah-investor-aset-kripto-di-indonesia-turun-jadi-19-75-juta