Saham MAP (MAPI) Sudah Capai Titik Terendah, Diskonnya Berlebih

Saham MAP (MAPI) Sudah Capai Titik Terendah, Diskonnya Berlebih

Harga saham MAP (MAPI) telah mencapai titik terendah, sehingga menawarkan diskon mewah alias berlebih dari nilai wajar MAPI. - Halaman all

(InvestorID) 09/07/24 18:00 10206209

JAKARTA, investor.id – PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) atau MAP, peritel yang mengelola merek ikonik dari Starbucks hingga Zara di Indonesia, menghadapi tantangan di segmen food and beverage (F&B) yang ditangani oleh anak usahanya, PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB), pada kuartal I-2024.

Segmen F&B MAPI tersebut kembali mencatat EBIT loss sebesar Rp 26,4 miliar. “Namun, perlu dicatat bahwa segmen F&B secara historis hanya berkontribusi 12-14% terhadap total omzet MAPI dan sekitar 6% terhadap EBIT selama 3 tahun terakhir,” tulis analis MNC Sekuritas, Raka Junico W dalam risetnya.

Sebab itu, MNC Sekuritas mengantisipasi segmen aktif MAPI yang dipegang oleh anak usahanya, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), untuk mengambil peran yang lebih besar dalam mendukung profitabilitas MAPI ke depannya.

Usai pandemi Covid-19, pendapatan segmen aktif terhadap total omzet MAPI meningkat signifikan menjadi 42% pada kuartal I-2024 dari 29,6% pada kuartal I-2021. Adapun tingkat pertumbuhan per tahun (compounded annual growth rate/CAGR) dalam 3 tahun sekitar 43%.

MAPI atau MAP juga fokus memperluas pasar captive potensial di luar negeri. Ekspansi itu dapat meningkatkan aliran pendapatan di masa depan. Pada tahun lalu, toko-toko segmen aktif MAPI di luar negeri, yaitu di Filipina, Thailand, Malaysia, dan Kamboja, meraih margin EBIT positif satu digit.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Sementara itu, di lantai bursa, MNC Sekuritas yakin bahwa harga saham MAP (MAPI) telah mencapai titik terendah, sehingga menawarkan diskon mewah alias berlebih dari nilai wajarnya.

MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham MAPI, dengan target harga lebih rendah sebesar Rp 2.060. Target harga saham MAPI menyiratkan estimasi PE dan PBV 2024 sebesar 17,2 kali dan 2,5 kali.

“Target harga tersebut telah mempertimbangkan ekspektasi laba bersih yang lebih rendah pada 2024 dan 2025. Namun, kami mengantisipasi ekspansi yang cepat di pasar luar negeri melalui segmen aktif bakal meningkatkan penjualan dan profitabilitas,” jelas Raka.

Adapun risiko utamanya jika pertumbuhan laba bersih lebih rendah dari perkiraan, melemahnya kinerja segmen di luar negeri, dan margin profitabilitas yang lebih rendah dari ekspektasi.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #mapi #map #saham-mapi #mitra-adiperkasa #mapb #mapa #rekomendasi-saham #mnc-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366505/saham-map-mapi-sudah-capai-titik-terendah-diskonnya-berlebih