PKB Pertanyakan Status Sandiaga, PPP: Belum Pernah Menyatakan Mundur
Ia menghargai keinginan PKB untuk mengusung Sandiaga di Pilkada Jabar 2024. PPP anggap Sandiaga kader potensial untuk maju pilkada. Halaman all
(Kompas.com) 09/07/24 16:56 10206463
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menegaskan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno masih kader PPP.
Hal itu disampaikan menanggapi pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda yang mempertanyakan status kader Sandiaga.
“Pak Sandi masih ber-KTA (kartu tanda anggota) PPP. Posisi terakhir seperti itu sebagaimana dulu KTA yang dulu kita pernah sampaikan dan beliau belum pernah menyatakan mengundurkan diri,” ujar Awiek di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Maka, sampai saat ini PPP masih melihat Sandiaga sebagai kader potensial yang layak dijagokan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
PPP tak pernah menutup mata jika Sandiaga ingin mengikuti kontestasi kepala daerah.
“Soal kemudian ada wacana (Sandiaga) ke pilkada itu kan tinggal komunikasi saja,” sebut dia.
Di sisi lain, ia menghargai keinginan PKB untuk mengusung Sandiaga di Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024.
Sebab, PPP juga punya cukup kekuatan di Jabar karena memperoleh 6 kursi DPRD pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Namun, Awiek mengingatkan bahwa pilkada tak hanya bicara soal figur, tapi juga kecerdikan membentuk koalisi.
“Proses maju pilkada bukan hanya berhenti soal figur, tetapi juga bangunan koalisi untuk mencapai 20 persen kursi DPRD. Itu yang penting. Jangan orangnya ada, kendaraan tidak ada,” imbuh dia.
Diketahui saat ini PKB tengah melirik Sandiaga untuk menjajaki Pilkada Jabar 2024.
Namun, Wakil Ketua PKB Jazilul Fawaid menyebutkan proses komunikasi masih berjalan.
Ia pun mengklaim Sandiaga memberikan respon positif atas wacana yang disampaikan PKB itu.
Dari sisi PKB, Syaiful Huda mengaku menjadi pihak yang berkomunikasi secara informal dengan Sandiaga.