Kapasitas Angkut Batu Bara RMKE Capai 916.800 MT pada Semester I-2024
Dari segmen penjualan batu bara, RMKE menjual batu bara sebesar 1,2 juta MT batu bara hingga Juni 2024 dengan pertumbuhan 6,5 persen YoY. Halaman all
(Kompas.com) 09/07/24 22:30 10234808
JAKARTA, KOMPAS.com - PT RMK Energy Tbk (RMKE) memuat 115 kapal dengan kapasitas volume sebesar 916.8000 MT batu bara pada Juni 2024 atau meningkat 53 persen YoY dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra mengatakan, volume ini merupakan yang tertinggi sepanjang RMKE beroperasi. Hingga Juni 2024, Perseroan telah memuat 3,9 juta batu bara ke 495 kapal tongkang dan membongkar 1.627 rangkaian kereta dengan total kapasitas 4,04 juta MT batu bara.
“Volume angkut ini merupakan yang tertinggi sepanjang RMKE beroperasi. Volume muatan kapal tongkang dan bongkaran kereta ini telah mencapai target tahun 2024 masing-masing sebesar 42 persen dan 40 persen,” kata Vincent dalam siaran pers, Selasa (9/7/2024).
Vinvent mengatakan, peningkatan kinerja operasional dari segmen jasa batu bara ini tidak terlepas dari on time performance (OTP) bongkar kereta yang dikelola dengan rata-rata waktu 3 jam per kereta hingga periode Juni 2024.
Dia juga mengatakan, hingga saat ini penggunaan bahan bakar menurun sebesar 14 persen YoY per akhir Juni 2024 sehingga rasio penggunaan bahan bakar per MT batubara lebih efisien dari 0,88 liter per MT pada tahun lalu menjadi 0,84 liter per MT atau lebih efisien sebesar 5 persen YoY.
Dari segmen penjualan batu bara, RMKE menjual batu bara sebesar 1,2 juta MT batu bara hingga Juni 2024 dengan pertumbuhan 6,5 persen YoY.
Pertumbuhan volume penjualan batu bara ini ditopang oleh pertumbuhan produksi tambang in-house, PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) yang memproduksi 92.4000 MT batu bara pada bulan Juni 2024 atau meningkat sebesar 31,8 persen MoM atau telah mencapai target tahun ini sebesar 30,7 persen.
“Peningkatan volume produksi batu bara pada bulan Juni ini didukung oleh kondisi cuaca yang mulai membaik pada kuartal kedua 2024,” jelas Vincent.
Tidak hanya TBBE saja, produksi tambang-tambang di area Sumatera Selatan juga membaik sehingga volume muatan loading tongkang RMKE juga mengalami peningkatan. Hingga Juni 2024, RMKE telah mencapai target penjualan batu bara tahun 2024 sebesar 34,1 persen.
“Pada kuartal kedua tahun ini cuaca semakin ramah, volume segmen jasa dan penjualan batu bara pada bulan Juni 2024 berlanjut meningkat signifikan. Kinerja operasional bulan Juni sangat positif, bahkan volume muat batu bara ke tongkang bulan ini mencapai volume tertinggi selama RMKE beroperasi,” ungkap dia.
Vincent mengatakan, dengan kinerja operasional yang membaik, diharapkan memberi dampak positif bagi kinerja keuangan RMKE di kuartal kedua tahun ini.
Dia juga berencana akan mengembangkan usaha logistik batu bara di luar area Sumatera Selatan pada tahun ini dengan kolaborasi bersama tambang-tambang baru.
“Dengan peluang ekspansi di luar Sumatra Selatan dan kolaborasi yang lebih banyak, kami semakin optimistis untuk dapat menjaga pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan yang berkelanjutan,” tegas Vincent.