Polisi Imbau Pelamar Kerja Lebih Berhati-hati dalam Berikan Data Pribadi Saat Melamar Kerja

Polisi Imbau Pelamar Kerja Lebih Berhati-hati dalam Berikan Data Pribadi Saat Melamar Kerja

Polisi imbau pelamar kerja lebih berhati-hati dalam memberikan data pribadi maupun diminta mengambil foto diri sendiri saat melamar kerja. Halaman all

(Kompas.com) 09/07/24 23:27 10239882

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Ade Ary Syam Indradi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memberikan data pribadi saat melamar kerja.

Imbauan tersebut disampaikan sehubungan dengan kasus data pribadi puluhan pelamar kerja di sebuah toko ponsel di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, digunakan untuk pinjaman online (pinjol)

“Kami mengimbau supaya masyarakat berhati-hati saat dimintai data diri, terutama KTP. Karena KTP ini identitas pribadi,” kata Ade kepada wartawan, Selasa (9/7/2024).

Selain itu, Ade juga mengimbau para pelamar kerja untuk curiga apabila diminta mengambil foto diri sendiri atau swafoto.

Kecurigaan harus bertambah apabila diminta swafoto sambil memegang KTP karena hal itu bisa disalahgunakan.

"Hati-hati juga kalau diminta selfie. Apalagi kalau selfie sambil pegang KTP. Harus dikroscek lagi ya datanya, siapa yang minta, benar atau tidak,” tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, karyawan toko ponsel di PGC, Kramatjati, Jakarta Timur, menyalahgunakan data pribadi 26 pelamar kerja untuk pinjol.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, karyawan tersebut berpura-pura membantu orang lain yang ingin bekerja di toko ponsel di PGC. Kemudian, pelaku meminta data para korban dengan alasan untuk syarat melamar kerja.

"Kami sampaikan bahwa si terlapor, dalam hal ini R, melakukan modus operandi berupa dia berlagak seperti penyalur tenaga kerja di konter handphone," kata Nicolas Ary Lilipaly saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin.

Setelah itu, data pribadi para pencari kerja digunakan untuk meminjam uang melalui sejumlah aplikasi pinjol.

Para korban baru mengetahui adanya penyalahgunaan data pribadi mereka setelah mendapatkan tagihan dari aplikasi pinjol.

(Penulis: Dzaky Nurcahyo | Editor: Jessi Carina)

#data-pribadi-disalahgunakan #data-pribadi-dipakai-pinjol #data-pelamar-kerja-dipakai-untuk-pinjol #data-pelamar-kerja-pgc-untuk-pinjol

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/09/23273621/polisi-imbau-pelamar-kerja-lebih-berhati-hati-dalam-berikan-data-pribadi