Dua Indeks Wall Street Pecah Rekor Tertinggi Lagi Setelah Ketua The Fed Ungkap Hal Ini
Dua indeks Wall Street pecah rekor lagi pada Selasa (9/7/2024). Setelah Ketua The Fed Jerome Powell ungkap bahaya mempertahankan suku bunga - Halaman all
(InvestorID) 10/07/24 05:23 10270165
NEW YORK, investor.id – Dua indeks Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq, mencatatkan rekor tertinggi lagi pada Selasa (9/7/2024). Setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengungkapkan bahaya mempertahankan suku bunga tinggi terlalu lama.
Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 naik tipis 0,07% menjadi 5.576,98, menandai penutupan rekor ke-36 tahun ini. Sedangkan Nasdaq Composite juga meningkat 0,14% menjadi ditutup pada 18.429,29, juga berakhir di rekor baru. Kedua indeks mencapai level tertinggi sepanjang masa selama sesi perdagangan. Sedangkan Dow Jones Industrial Average justru turun 52,82 poin atau 0,13%, dan berakhir pada 39.291,97.
Powell mengatakan, mempertahankan suku bunga yang tinggi terlalu lama dapat membahayakan pertumbuhan ekonomi lebih lanjut, tampaknya mengisyaratkan bahwa bank sentral sedang mempertimbangkan untuk mengambil sikap pelonggaran kebijakan.
"Pengurangan restriksi kebijakan terlalu lambat atau terlalu sedikit dapat secara berlebihan melemahkan aktivitas ekonomi dan lapangan kerja. Data yang lebih baik akan memperkuat keyakinan kita bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju 2%,” kata Powell.
Powell akan melanjutkan kesaksiannya minggu ini di hadapan Kongres pada Rabu (10/7/2024), sebelum Komite Jasa Keuangan DPR. Pernyataannya muncul menjelang data inflasi penting yang akan dirilis akhir pekan ini, dengan indeks harga konsumen Juni yang akan dirilis pada Kamis (11/7/2024) dan indeks harga produsen pada Jumat (12/7/2024).
David Russell, kepala strategi pasar global di TradeStation mengatakan, pasar tenaga kerja telah melemah dan Powell mulai memperhatikan. “Dia (Powell) mengakui bahwa kebijakan itu ketat dan kemajuan telah dicapai pada inflasi. Ini berpotensi meletakkan dasar untuk \'Powell put\' di akhir tahun,” jelasnya.
Saham Nvidia
Saham Nvidia naik 2,5% setelah KeyBanc menaikkan target harga pada produsen chip tersebut menjadi US$ 180, yang mengimplikasikan kenaikan 40% dari penutupan Senin (8/7/2024).
Kurangnya jangkauan pasar menahan kenaikan S&P 500, meskipun demikian. Saham McDonald\'s dan Microsoft masing-masing turun 0,8% dan 1,4%.
Deiya Pernas, salah satu pendiri Pernas Research, mengatakan, S&P 500 didorong oleh sejumlah kecil pemimpin teknologi yang memanfaatkan dorongan AI, sementara pasar lainnya tertinggal secara signifikan. "Mengingat antusiasme seputar AI, kami berharap tren ini akan terus berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah,” paparnya.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #rekor-s-p-500 #rekor-nasdaq #s-p-500 #nasdaq #dow-jones #the-fed #ketua-the-fed #jerome-powell #berita-ekonomi-terkini