Harga Batu Bara Bervariasi karena Sentimen yang Beragam

Harga Batu Bara Bervariasi karena Sentimen yang Beragam

Harga batu bara bervariasi pada Selasa (9/7/2024), karena sentimen yang beragam.    - Halaman all

(InvestorID) 10/07/24 06:47 10275370

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara bervariasi pada Selasa (9/7/2024), karena sentimen yang beragam.    

Harga batu bara Newcastle untuk Juli 2024 naik US$ 0,2 di US$ 135,25 per ton. Sedangkan Agustus 2024 stagnan di US$ 136 per ton. Sementara itu, September 2024 melemah US$ 0,75 menjadi US$ 136,6 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Juli 2024 jatuh 1,5% menjadi US$ 103. Sedangkan, Agustus 2024 turun US$ 2,05 di US$ 104. Sementara itu, September 2024 terkoreksi US$ 2,2 menjadi US$ 105,5.

Dikutip dari BigMint, impor batu bara termal India mencapai lebih dari 95 juta ton (mnt) pada Januari-Juni 2024, meningkat sekitar 13% year on year (yoy). Impor batu bara non-kokas, atau termal, negara itu telah mencapai sekitar 176 mnt pada 2023. Penyebabnya adalah pembangkit listrik tenaga batu bara yang lebih tinggi di tengah gelombang panas. Sedangkan pembangki  listrik tenaga air besar turun.

Kementerian Energi memperpanjang mandat bagi pembangkit listrik berbasis batu bara impor untuk beroperasi pada kapasitas penuh hingga 15 Oktober tahun ini guna memenuhi tingginya permintaan listrik yang diantisipasi pada bulan-bulan musim panas, dengan permintaan puncak yang diperkirakan akan melampaui 260 GW dibandingkan dengan 243 GW tahun lalu. Jadi, pembangkit listrik berbasis batu bara impor (ICB) harus bertahan dengan impor yang tinggi.

Produksi batu bara termal dalam negeri diperkirakan akan melampaui angka satu miliar ton tahun ini setelah mencapai level lebih dari 903 juta ton pada tahun anggaran 2023. Selain itu, datangnya musim hujan sejak akhir Juni dan seterusnya telah menyebabkan penurunan suhu dan, secara bersamaan, penurunan permintaan pendinginan.

Listrik Terbarukan

Di sisi lain, kapasitas listrik terbarukan baru melampaui target 50 GW pada tahun anggaran 2024, menyentuh hampir 70 GW. Kapasitas ini kemungkinan akan mulai beroperasi selama tahun ini dan diperkirakan akan menggerogoti pangsa listrik batu bara

Namun, penambangan dan pengiriman batu bara domestik kemungkinan akan terpengaruh selama musim hujan dan kendala logistik sangat besar. Lonjakan permintaan listrik menjelang hari raya juga merupakan faktor yang perlu diperhitungkan pada kuartal IV-2024. Para pembuat kebijakan telah menetapkan prioritas mereka untuk memastikan bahwa kekurangan listrik dihindari dengan segala cara.

“Oleh karena itu, BigMint yakin tren impor batu bara mungkin tidak akan berubah secara signifikan pada semester II-2024,” tulis BigMint.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-batu-bara #batu-bara #harga-batu-bara-newcastle #harga-batu-bara-rotterdam #listrik-india #impor-batu-bara-india #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366557/harga-batu-bara-bervariasi-karena-sentimen-yang-beragam