Saham GOTO ke Gocap, Kolektornya Makin Banyak
GOTO merilis laporan bulanan registrasi pemegang saham perseroan per 30 Juni 2024. - Halaman all
(InvestorID) 10/07/24 07:35 10282968
JAKARTA, investor.id - Jumlah pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) meningkat per 30 Juni 2024. Jumlahnya menjadi 366.550 pemegang saham.
Angka tersebut bertambah 11.993 pihak dibandingkan data per 31 Mei 2024 yang jumlahnya saat itu 354.557 pemegang saham.
Saham GOTO sendiri saat ini sedang betah di Rp 50 alias gocap. GOTO tak ke mana-mana dari gocap sejak 25 Juni 2024.
Pada perdagangan 9 Juli kemarin juga saham ini ditutup di Rp 50. Namun demikian masih terdapat transaksi 336,03 juta saham, frekuensi 3.701 kali, dan nilai transaksi Rp 16,80 miliar.
Sementara itu, eks para petinggi GOTO William Tanuwijaya dan Andre Soelistyo terlacak melakukan manuver berupa jual dan beli saham GOTO. Sedangkan Patrick Sugito Walujo yang kini menjabat direktur utama perseroan, memperbesar porsinya di saham GOTO.
Aksi jual dan beli bekas petinggi GOTO ini tercatat dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek perseroan per Juni 2024 yang dipublikasi pada Selasa (9/7/2024). Laporan tersebut menyebutkan, jumlah saham William di GOTO bertambah dari semula 7,29 miliar saham atau mewakili 0,61% menjadi 8,36 miliar saham atau mencerminkan 0,7%.
Artinya, mantan pendiri Tokopedia itu telah menambah sebanyak 1,065 miliar saham GOTO. Bila berasumsi pada harga saham GOTO saat ini sebesar Rp 50 per saham, maka William telah menggelontorkan dana sebesar Rp 53,2 miliar.
Buyback
Namun berbeda dengan William, laporan bulanan registrasi pemegang efek perseroan per Juni 2024 itu mengumumkan, Andre justru melanjutkan aksinya memperkecil porsi saham GOTO dengan melepas sebanyak 368,15 juta saham. Praktis, kepemilikan Andre atas saham GOTO per Juni pun berkurang menjadi 2,24 miliar atau mewakili 0,19% dari sebelumnya 2,61 miliar atau 0,22%.
Sedangkan, Patrick Walujo kian paten dengan memborong sebanyak 98,5 juta saham GOTO, sehingga membuat kepemilikannya bertambah dari semula 267 juta saham atau 0,02% menjadi 365,75 juta saham atau mencerminkan 0,03%. Artinya, dengan asumsi harga saham GOTO saat ini di level Rp 50 per saham, Patrick telah merogoh dana sebesar Rp 4,92 miliar untuk memperbesar porsinya tersebut.
Di luar aksi jual dan beli mantan petinggi dan Direktur Utama GOTO, perseroan juga rupanya diam-diam telah merealisasikan hasil keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham.
Terbukti, dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek per Juni 2024, jumlah saham treasuri GOTO meningkat menjadi 1,17% atau setara 14,08 miliar saham dari sebelumnya sebanyak 0,85% atau 10,26 miliar saham. Artinya, GOTO telah melakukan buyback sebanyak 3,82 miliar saham selama Juni tepatnya setelah hasil RUPS disepakati pada 11 Juni 2024.
Jika mengacu pada harga tertinggi saham GOTO sepanjang Juni di level Rp 52 per saham, maka perseroan telah menyisihkan sebesar Rp 198 miliar atau merefleksikan 6,2% dari dana kas internal yang disiapkan perseroan untuk melakukan buyback sebesar US$ 200 juta atau Rp 3,2 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #goto #goto-gojek-tokopedia #saham-goto #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/366559/saham-goto-ke-gocap-kolektornya-makin-banyak