Anggur Tertua di Dunia Ditemukan, Bahan Utamanya Tak Terduga

Anggur Tertua di Dunia Ditemukan, Bahan Utamanya Tak Terduga

Anggur tertua di dunia ditemukan di situs pemakaman Romawi di Spanyol, dengan bahan utama yang tak terduga. - Halaman all

(InvestorID) 10/07/24 15:00 10313472

MADRID, investor.id – Anggur tertua di dunia ditemukan di situs pemakaman Romawi di Spanyol. Satu hal yang jelas, bahan utamanya tidak terduga. Di dalam anggur tersebut terdapat abu manusia.

Selama kurang lebih 2.000 tahun, anggur telah disimpan dalam guci kaca pemakaman bersama dengan abu kremasi seorang pria dan cincin emas di dalam mausoleum kuno di Carmona. Kota kecil ini terletak di wilayah selatan Andalusia, menurut analisis terbaru yang dikutip Rabu (10/7/2024).

Penelitian tersebut dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh ilmuwan dari Universitas Córdoba dan diterbitkan minggu ini di Journal of Archaeological Science: Reports.

“Awalnya kami sangat terkejut karena ada cairan yang terawetkan di salah satu guci pemakaman,” ujar Juan Manuel Román, salah satu penulis laporan tersebut. Pernyataan ini diterbitkan dalam rilis berita dari universitas tersebut, dikutip Rabu.

“Kondisi konservasi makam itu luar biasa. Sepenuhnya utuh dan tersegel dengan baik,” katanya. Juan menambahkan, hal ini “memungkinkan anggur mempertahankan kondisi alaminya” berabad-abad kemudian.

Meski cairannya berwarna kemerahan, analisis kimia yang dilakukan tim menunjukkan anggur yang terkandung dalam guci itu berwarna putih, kata laporan itu.

Meskipun tim tidak dapat menentukan asal muasal anggur tersebut, laporan memberi penjelasan lebih detail. “Profil mineral dari cairan kemerahan tersebut sebanding dengan anggur sherry saat ini dari Jerez,” tulisnya. Adapun Jerez adalah kota sekitar 120 kilometer di selatan Carmona.

Sebelumnya diperkirakan anggur tertua yang diawetkan dalam keadaan cair ada di dalam botol anggur Speyer, yang digali dari sebuah makam Romawi dekat kota Speyer di Jerman dan bertanggal antara 325 Masehi dan 350 Masehi, kata laporan itu.

“Asumsi ini tidak pernah dikonfirmasi oleh analisis kimia,” tambahnya.

Guci Spanyol telah disegel di dalam makam sejak sekitar abad pertama.

Benda tersebut ditemukan pada 2019 setelah sebuah keluarga menemukan makam yang tenggelam saat sedang melakukan pekerjaan rumah mereka. Hal ini menjadi berita utama tahun lalu ketika tim mengumumkan botol kristal yang ditemukan di salah satu guci beraroma nilam berusia 2.000 tahun adalah parfum.

Makam yang berisi anggur tersebut sebenarnya adalah sebuah mausoleum melingkar yang mungkin menampung jenazah sebuah keluarga kaya, kata rilis baru dari Universitas Córdoba.

Isinya delapan relung pemakaman, enam di antaranya berisi guci. Dua di antaranya diukir nama almarhum yakni “Hispanae” dan “Senicio”.

“Mengingat makna keagamaan dari anggur di zaman Romawi kuno, yang sangat simbolis dan terkait erat dengan ritual penguburan, tidak mengherankan jika menemukan wadah yang mungkin awalnya berisi anggur di antara perabotan penguburan,” tulis laporan itu.

Selain anggur, elemen lainnya seperti cincin dan parfum dimaksudkan untuk menemani orang mati dalam perjalanan mereka di akhirat.

“Di Roma kuno, seperti halnya di masyarakat lain, kematian memiliki arti khusus dan orang-orang ingin dikenang agar tetap hidup,” ungkap rilis berita universitas tersebut.

Fakta bahwa sisa-sisa kerangka pria itu dicelupkan ke dalam anggur bukanlah suatu kebetulan, imbuhnya. “Wanita di zaman Romawi kuno sudah lama dilarang minum anggur. Itu adalah minuman laki-laki,” sebutnya.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #penemuan #arkeologi #anggur-tertua #ditemukan #spanyol #anggur #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/international/366610/anggur-tertua-di-dunia-ditemukan-bahan-utamanya-tak-terduga