BRI-MI Hadirkan Reksa Dana Pasar Uang untuk Investasi Jangka Pendek

BRI-MI Hadirkan Reksa Dana Pasar Uang untuk Investasi Jangka Pendek

Instrumen investasi ini bisa diandalkan untuk mengamankan dana saat pasar mengalami volatilitas, namun tetap berpotensi cetak imbal hasil optimal. Halaman all

(Kompas.com) 10/07/24 19:18 10361687

JAKARTA, KOMPAS.com - PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menghadirkan dua produk reksa dana pasar uang, yaitu Reksa Dana Syariah BRI Seruni Pasar Uang Syariah (SPU Syariah) dan Reksa Dana BRI GamaSteps Pasar Uang.

“Kami melihat reksa dana pasar uang sebagai pilihan alternatif investasi menarik untuk jangka pendek," kata Direktur Utama BRI-MI Tina Meilina dalam keterangan tertulis, Rabu (10/7/2024).

Menurut Tina, instrumen investasi ini bisa diandalkan untuk mengamankan dana saat pasar mengalami volatilitas, namun tetap berpotensi cetak imbal hasil optimal.

SHUTTERSTOCK/KINGN Ilustrasi reksa dana, reksadana.

Sebagai informasi, imbal hasil indeks reksa dana pasar uang paling tinggi sebesar 2,26 persen secara tahun kalender atau year to date (YTD) per Juni 2024, berdasarkan riset Infovesta.

Kelas aset pasar uang lebih baik daripada kumpulan produk indeks infovesta reksa dana pendapatan tetap dengan imbal hasil sekitar 0,85 persen YTD.

Sementara, indeks infovesta reksa dana campuran justru terkoreksi 2,84 persen YTD dan reksadana saham terkoreksi 9,86 persen YTD.

“Kedua produk tersebut tepat untuk investor yang memiliki profil risiko yang konservatif dan membutuhkan likuiditas yang tinggi. Tidak hanya itu, reksa dana pasar uang masih memberikan tingkat pengembalian yang positif dan stabil, meskipun di tengah kondisi suku bunga tinggi dan volatilitas pasar,” terang Tina.

Lebih lanjut, Tina menyampaikan, BRI Seruni Pasar Uang Syariah dapat menjangkau investor yang berminat pada produk berbasis syariah, sementara berinvestasi di BRI Gamasteps Pasar Uang dapat mendukung pengembangan di Dunia Pendidikan melalui Yayasan Universitas Gadjah Mada.

Dari sisi kinerja, dari awal tahun hingga Juni 2024, BRI Gamasteps Pasar Uang dan BRI Seruni Pasar Uang Syariah catatkan imbal hasil masing-masing sebesar 2,98 persen YTD dan 2,69 persen YTD, berdasarkan riset Infovesta.

“Selain potensi imbal hasil terus naik, sikap wait and see investor yang masih menebak kejelasan arah suku bunga merupakan posisi yang bagus untuk mengoleksi reksadana pasar uang. Hal itu karena instrumen pasar uang dapat menjadi alternatif investasi yang relatif stabil dan likuid, sambil menunggu arah suku bunga lebih jelas,” tutur Tina.

Kinerja produk reksa dana pasar uang perseroan sepanjang tahun 2023 pun diganjar penghargaan di acara 15th Annual Fund Management Awards 2024, yang diselenggarakan oleh Alpha Southeast Asia.

Dalam acara ini BRI-MI dianugerahi penghargaan sebagai Best Asset Manager kategori Money Market Fund, sebagai bentuk apresiasi yang diberikan kepada BRI-MI atas kinerja produk reksa dana pasar uang sepanjang tahun 2023.

Tina mengatakan, penghargaan ini merupakan pencapaian positif bagi BRI-MI, khususnya diberikan lembaga internasional yang terkemuka seperti Alpha Southeast Asia.

Tidak hanya itu, kepercayaan nasabah dan dedikasi dari seluruh tim memberikan hasil yang membanggakan bagi BRI-MI.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BRI-MI untuk terus menumbuhkan kepercayaan investor dan meningkatkan kualitas pengelolaan reksa dana, khususnya reksa dana pasar uang, serta tentunya mengembangkan produk reksa dana yang semakin inovatif dan memberikan imbal hasil optimal,” ujar Tina.

#reksa-dana #instrumen-investasi #reksa-dana-pasar-uang #bri-manajemen-investasi

https://money.kompas.com/read/2024/07/10/191850026/bri-mi-hadirkan-reksa-dana-pasar-uang-untuk-investasi-jangka-pendek