Wall Street Melonjak, Reli Penembusan Rekor Tertinggi S&P dan Nasdaq Belum Berakhir

Wall Street Melonjak, Reli Penembusan Rekor Tertinggi S&P dan Nasdaq Belum Berakhir

Indeks-indeks Wall Street melonjak pada Rabu (10/7/2024). Reli penembusan rekor S&P 500 dan Nasdaq belum berakhir - Halaman all

(InvestorID) 11/07/24 05:20 10380704

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street melonjak pada Rabu (10/7/2024). Reli penembusan rekor tertinggi S&P 500 dan Nasdaq belum berakhir, terangkat oleh kenaikan saham Big Tech.

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 melonjak 1,02%, ditutup pada 5.633,91, menembus di atas 5.600 untuk pertama kalinya dan mencatat kenaikan hari ketujuh berturut-turut. Sedangkan Nasdaq Composite melesat 1,18%, juga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa dan berakhir pada 18.647,45. Itu adalah rekor penutupan ke-37 pada tahun 2024 untuk S&P 500, dan ke-27 untuk Nasdaq yang sarat teknologi.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average meningkat 429,39 poin, atau 1,09%, ditutup pada 39.721,36.

Saham chip termasuk di antara saham yang paling besar kenaikannya dalam sesi tersebut. Taiwan Semiconductor naik 3,5% setelah pendapatan dari April hingga Juni melampaui estimasi Wall Street. Perusahaan chip sejenis Qualcomm naik 0,8%, dan Broadcom naik sekitar 0,7%. Perusahaan kecerdasan buatan Nvidia naik 2,7%.

Pergerakan tersebut terjadi saat investor menunggu angka inflasi terbaru pada Kamis (11/7/2024) dengan rilis laporan indeks harga konsumen untuk Juni. Data tersebut mengikuti komentar dari Ketua The Fed Jerome Powell pada Selasa dan Rabu yang telah memicu harapan investor untuk pemangkasan suku bunga pada paruh kedua tahun ini.

Scott Welch, kepala investasi di Certuity, mengatakan, ada beberapa hal di luar sana yang terlihat agak berbusa, tetapi belum ada indikasi bahwa pendapatan, teknologi megacap, tidak dapat mendukung valuasi tersebut. "Penting untuk diingat bahwa tujuh hingga 10 saham merupakan 30% hingga 40% dari kapitalisasi pasar S&P 500. Jika terjadi penurunan, itu akan memiliki efek yang lebih besar,” ungkapnya.

Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan 0,1% dari bulan ke bulan dan kenaikan 3,1% dari tahun ke tahun. CPI inti, yang tidak termasuk harga energi dan pangan, diperkirakan meningkat 0,2% dari bulan sebelumnya dan 3,4% dari tahun sebelumnya. Indeks harga produsen akan dirilis pada Jumat (12/7/2024).

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #wall-street #nasdaq #dow-jones #s-p-500 #saham-big-tech #saham-nvidia #rekor-s-p-500 #rekor-nasdaq #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366667/wall-street-melonjak-reli-penembusan-rekor-tertinggi-sp-dan-nasdaq-belum-berakhir-