Terapkan ESG, Plant WSBP Prambon Produksi Beton Ramah Lingkungan
Caranya dengan menggunakan fly ash dan CR93 dalam produksi beton. Halaman all
(Kompas.com) 11/07/24 08:30 10393309
SIDOARJO, KOMPAS.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melalui Plant WSBP Prambon di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menerapkan prinsip environmental, social, dan governance (ESG).
Salah satunya berdampak terhadap lingkungan melalui pembuatan produk beton ramah lingkungan.
Manager Precast Plant WSBP Prambon, Mohammad Fajar Daniel mengatakan, material beton umumnya mengandung unsur kimia dari semen.
Untuk itu, sebagai bagian dari penerapan ESG, pihaknya berusaha untuk mengurangi semen tapi dengan mutu yang masih tercapai.
"Jadi contoh pengurangannya itu dengan menggunakan fly ash. Fly ash atau sisa pembakaran batu bara itu yang karbonnya sudah dinyatakan rendah bisa kita pakai sebagai material tambahan pengganti semen karena dia (fly ash) mengandung pozzolan," jelas Fajar saat ditemui di Plant WSBP Prambon, Rabu (10/7/2024).
Menurut dia, sifat fly ash juga mengikat. Misalnya apabila terkena air, material itu bakal mengeras.
"Sehingga fly ash itu sebagai pengurang tapi justru memperkuat beton itu sendiri," imbuhnya.
Selain fly ash, pihaknya juga menggunakan CR93 dalam pembuatan produk beton ramah lingkungan.
"Kedua bahan tersebut (fly ash dan CR93) digunakan untuk meningkatkan efisiensi dari produk beton kami dan juga untuk mengurangi emisi karbon," tandasnya.
Di samping itu, Plant WSBP Prambon juga memproduksi SprigWP. SprigWP merupakan sistem perkerasan rigid hasil inovasi produk WSBP.
Penggunaan SprigWP diharapkan bisa mengurangi limbah (zero waste) di proyek jalan, dan mempersingkat waktu pekerjaan.
"Ibaratnya kita buat dulu di sini, kemudian kita bawa ke lapangan, kita bentuk plat, baru kemudian kita susun kayak lego, kita kunci. Nah itu kita terapkan di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo," tukas Fajar.