Sandiaga Ajak Perusahaan Film Melantai di Bursa

Sandiaga Ajak Perusahaan Film Melantai di Bursa

Sandiaga berambisi membawa perusahaan di sektor parekraf untuk melantai di BEI. Halaman all

(Kompas.com) 11/07/24 10:44 10404735

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno berambisi membawa perusahaan di sektor parekraf untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).

Hal ini disampaikan Sandiaga di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Sandiaga mengatakan, upaya tersebut dilakukan bukan sekedar bentuk dukungan terhadap sektor perfilm-an saja, tapi juga membidik potensi pertumbuhan ekonomi dengan menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, peluang usaha, dan menggerakkan ekonomi.

SHUTTERSTOCK/JIRAPONG MANUSTRONG Ilustrasi saham, pasar saham, transaksi saham.

“Ada banyak perusahaan di sektor parekraf, di UMKM perlu waktu untuk bisa sampai ke tahap mereka IPO. Tapi diantara mereka ada yang sudah siap IPO berdasarkan size-nya,” kata Sandiaga.

Walau demikian, Sandiaga menyayangkan bahwa masih ada perusahaan yang belum bisa mengakses pasar modal.

Maka dari itu, dia menilai kerja sama Kemenparekraf dengan perusahaan sekuritas sangat penting dalam menjembatani hal tersebut.

“Tapi mereka enggak memiliki pengetahuan bagaimana caranya ke sana. Dengan menjalin kerja sama bersama (perusahaan sekuritas), kita bisa arahkan ke sana untuk mendapat masukan dan saran yang tepat agar mereka bisa mengakses pasar modal,” jelas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandiaga mengatakan, pada triwulan pertama investasi di sektor parekraf tercatat hanya 1 juta dollar AS, hal tersebut dinilai masih jauh dibandingkan dengan target yakni 20 juta dollar AS.

“Kita ingin kerja sama dengan perushaaan sekuritas, ada penignaktan dari segi investasi bukan hanya dari sisi pasar keuangan tapi juga sektor riil, harapannya bisa menginisiasi investasi di atas 21 sampai 25 persen lebih tinggi dari angka yang kita raih sekarang,” tegasnya.

Adapun beberapa perusahaan di sektor perfilman yang sudah menjadi perusahaan tercatat di BEI, antara lain, dua emiten bioskop PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), dan PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ). Lalu, emiten rumah produksi film PT MD Pictures Tbk (FILM) dan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM).

#bursa-efek-indonesia-bei #ipo #pertumbuhan-ekonomi #parekraf

https://money.kompas.com/read/2024/07/11/104404026/sandiaga-ajak-perusahaan-film-melantai-di-bursa