Dorong Bisnis Lebih Hijau, SMGR Produksi Semen Rendah Karbon Halaman all
Untuk mendorong bisnis berkelanjutan SMGR mengembangkan produk bahan bangunan rendah karbon. Halaman all
(Kompas.com) 11/07/24 10:00 10404746
Selain pemanfaatan bahan bakar alternatif, proses produksi di pabrik-pabrik SIG ditunjang dengan implementasi plant digitalization melalui pemanfaatan machine learning, big data dan artificial intelligence untuk optimasi kegiatan produksi untuk mencapai efisiensi penggunaan energi dan peningkatan produktivitas.
“Kami juga melakukan riset dan pengembangan untuk menghasilkan produk dengan emisi lebih rendah tetapi memiliki kualitas yang setara di kelas peruntukannya yang disebut dengan green cement,” jelas dia.
Untuk mendorong percepatan capaian penurunan emisi karbon, Semen Indonesia juga mengembangkan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya pada unit-unit operasionalnya, serta optimasi gas panas buang dari proses produksi semen (Waste Heat Recovery Power Generation).
Reni mengatakan, pada 2023, penggunaan bahan bakar dan bahan baku alternatif di seluruh pabrik Semen Indonesia mengalami peningkatan mencapai 1,65 juta ton.
“Kami juga berhasil mengurangi emisi GRK cakupan 1 (dari operasional) sebesar 4,9 juta ton GRK dibandingkan baseline tahun 2010,” jelas Reni.
“Sedangkan pada cakupan 2 (emisi tidak langsung dari energi listrik) berhasil diturunkan sebanyak 0,15 juta ton GRK,” tambah Reni.
Adapun beberapa produk Semen Indonesia yang tercatat 21 persen sampai dengan 38 persen lebih rendah karbon dibandingkan semen konvensional, di antaranya semen curah, semen masonry, serta produk turunan seperti beton berpori, beton cepat kering, serta beton dekoratif yang estestis.
Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan, saat ini, pihaknya terus melakukan upaya untuk mendorong penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan sebagai upaya partisipatif dalam percepatan pencapaian target Net Zero Emission 2050.
Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan PT Bina Karya (Persero), untuk penyediaan solusi bahan bangunan termasuk produk berbahan dasar semen, green cement, produk turunan semen dan bahan bangunan dalam proyek pembangunan IKN.
“Solusi bahan bangunan ramah lingkungan kami sangat relevan dengan konsep pembangunan IKN sebagai smart and green city,” ujar Vita.
Dia bilang, dalam pembangunan IKN ini kami memenuhi persyaratan, baik dari produknya yang bersifat green dan mengandung nilai TKDN tinggi, serta solusi yang menjawab tantangan pembangunan infrastruktur saat ini.
“Misalnya produk beton berpori dan paving porous yang memiliki kemampuan meresapkan air dengan baik dapat mendukung pembangunan IKN yang mengusung konsep kota spons,” ujar Vita.
Sementara pada pembangunan infrastruktur jalan dapat menggunakan beton yang dapat kering dalam hitungan jam setelah diaplikasikan. Dia mengatakan, pihaknya juga siap memasok Soil Stabilisation untuk meningkatkan kekuatan dan daya dukung tanah lunak.
“Program keberlanjutan kami sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk memastikan keberlanjutan kehidupan di bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang dan menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” tegas Vita.