Mendagri: OTT Tak Akan Selesai Kalau Pemerintahan Daerah Tak Diperbaiki
'Sebenarnya kita enggak ada yang mau korupsi kalau kesejahteraan cukup. Itu pendapat saya. Itu tantangan kita,' kata Mendagri Tito Karnavian. Halaman all
(Kompas.com) 11/07/24 11:27 10407139
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, penangkapan kepala daerah terkait kasus korupsi atau operasi tangkap tangan (OTT) tidak akan selesai jika tidak ada perbaikan dari sisi pemerintah daerah.
Sehingga, menurutnya, harus ada perbaikan dari sisi rekrutmen kepala daerah daerah ataupun perbaikan kesejahteraan masyarakat dan pejabat.
"Sebenarnya kita enggak ada yang mau korupsi kalau kesejahteraan cukup. Itu pendapat saya. Itu tantangan kita. Untuk menunjukkan bahwa penangkapan itu, mau seperti apa OTT ini enggak akan selesai kalau enggak diperbaiki dalam konteks pemerintahan daerah," ujar Tito pada rapat Kerja Nasional XVI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Dari sisi internal pemerintahan daerah, menurut Tito, seorang kepala daerah tidak bisa sepenuhnya disalahkan.
Ia menilai, untuk bisa mengurangi korupsi bisa dimulai dari rekrutmen kepala daerah dengan biaya politik yang rendah.
"Seperti apa? Mari dipikirkan ramai-ramai soal itu, kalau selagi biaya politiknya tinggi, sudahlah. Dia akan mengembalikan biaya politiknya segala macam. Memaksa mereka, sistem yang membuatnya menjadi koruptor," jelas Tito.
Tito mengakui, biaya politik yang tinggi menjadi salah satu kelemahan pelaksanaan pilkada langsung.
Sebab, untuk maju pada pilkada seorang calon bahkan bisa menghabiskan miliaran hingga triliunan rupiah.
Hal itulah yang menurutnya menjadi salah satu faktor pendorong potensi korupsi di daerah.
Di sisi lain, menurutnya, kesejahteraan masyarakat dan pejabat harus terus didorong.
Tito menilai, tingkat kesejahteraan masyarakat dan pejabat yang baik bisa membantu mengurangi budaya korupsi.
Namun, bukan berarti kesejahteraan bisa langsung menekan potensi korupsi.
"Artinya kalau kita ingin membuat, menekan korupsi, kita harus tingkatkan kesejahteraan. Tapi, kalau udah sejahtera bukan berarti itu hilang, tapi kalau yang pasti kalau udah tidak sejahtera, dia terdesak, dia pasti masih korupsi," tambahnya.
#tito-karnavian #mendagri #operasi-tangkap-tangan #operasi-tangkap-tangan-kpk