Soal Pilkada Sumut, PDI-P: Kita Akan Bentuk Koalisi Semut, Biarkan Melawan Gajah

Soal Pilkada Sumut, PDI-P: Kita Akan Bentuk Koalisi Semut, Biarkan Melawan Gajah

Menurut DJarott, PDI-P memandang semut adalah rakyat, sedangkan gajah bisa menggambarkan koalisi partai politik yang gemuk. Halaman all

(Kompas.com) 11/07/24 14:14 10421615

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa partainya akan membentuk koalisi atau kerja sama politik bernama koalisi semut di Pilkada Sumatera Utara (Sumut) 2024.

Hal ini disampaikan Djarot usai ditanya tentang PDI-P yang belum juga menentukan sosok yang diusung pada Pilkada Sumut, sedangkan lebih dari lima partai politik sudah mendukung Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

"Kita akan bentuk koalisi semut. Biarkan semut melawan gajah," kata Djarot ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2024).

Ia pun kemudian teringat permainan tradisional di masa kecil, yaitu suit. Dalam permainan ini, semut yang dilambangkan oleh jari kelingking menang melawan gajah yang disimbolkan dengan jari jempol.

Menurut Djarot, PDI-P memandang semut itu adalah rakyat, sedangkan gajah bisa saja dipandang menggambarkan koalisi partai politik yang gemuk.

PDI-P, lanjut Djarot, mengutamakan membangun kerja sama dengan rakyat termasuk di Pilkada Sumut.


"Kalau untuk kursi itu sudah diborong. Ada yang mengatakan itu koalisi gemuk, koalisi gajah, koalisi raksasa, begitu ya, kalau PDI Perjuangan itu lebih banyak membangun suara di grassroot. Memang yang menjadi kunci itu sekarang tinggal PDI Perjuangan," jelasnya.

"Kita akan berusaha untuk tetap membangun koalisi, membangun kerja sama dengan rakyat di bawah," sambung dia.

Djarot mengatakan, berbagai jenis semut akan bersatu untuk melawan gajah.

Ia juga menyampaikan bahwa cara menang melawan gajah amat mudah, dengan menyerang telinganya.

"Gampang kalau melawan gajah itu paling gampang itu serang telinganya. Katanya. Telinganya diserang, jatuhlah dia (gajah)," ucap Djarot.

Kembali ke Pilkada Sumut, PDI-P akan membangun sistem demokrasi yang tidak melawan kotak kosong.

Ia menyadari jika saat ini peluang Bobby Nasution akan melawan kotak kosong ada di PDI-P.

"Nah untuk Sumut kembali lagi, apakah kita membangun sistem demokrasi dengan pendidikan politik Bobby dibiarkan melawan kotak kosong? Melawan kotak kosong atau tidak tergantung PDI Perjuangan," kata Djarot.

Seperti diketahui tujuh parpol mendukung Bobby Nasution yang juga menantu Presiden Joko Widodo. Ketujuh parpol itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

#pdi-p #bobby-nasution #pilkada-sumut-2024

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/11/14145041/soal-pilkada-sumut-pdi-p-kita-akan-bentuk-koalisi-semut-biarkan-melawan