Jalan Rasuna Said Macet karena Proyek Trotoar, Pengemudi Ojol: Dibawa Santai Saja
Beni, seorang driver ojek online, mengaku sudah terbiasa dengan kemacetan jalan raya di Jakarta. Halaman all
(Kompas.com) 11/07/24 20:42 10450900
JAKARTA, KOMPAS.com - Beni (60), seorang driver ojek online mengaku sudah terbiasa dengan kemacetan di Jakarta. Salah satu yang ia hadapi adalah kemacetan di Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, imbas proyek trotoar.
Ia mengakui beberapa kali mengeluh saat terjebak macet. Namun, karena sudah terbiasa, ia menganggap hal itu bukan masalah besar.
"Ya manusiawi lah. Pasti ada aja ngeluh-ngeluhnya, enggak bisa dibohongin. Tapi dibawa santai aja," ujar Beni kepada Kompas.com, Kamis (11/7/2024)
Beni tidak begitu terganggu dengan kemacetan karena dirinya mengendarai motor. Beda cerita jika mengendarai mobil.
"Yang terganggu banget itu mungkin yang bawa mobil, kalau naik motor masih bisa nyelip," kata dia.
Ia sempat mengantar penumpang dari Jalan MT Haryono melintasi Jalan HR Rasuna Said pada Kamis pagi.
"Dari MT Haryono itu sudah macet," imbuh dia.
Beni menduga, kemacetan di Jalan HR Rasuna Said karena adanya pembangunan saluran air dan trotoar.
Pengamatan Kompas.com, Kamis pagi, titik kemacetan terjadi di Jalan H Rasuna Said menuju Jalan Denpasar Raya.
Beberapa kendaraan menumpuk di jalan tersebut karena ada proyek pengerukan jalan.
Ada dua titik kemacetan imbas proyek tersebut, yaitu Jalan Gilimanuk dan Jalan Besakih.
Bahkan, proyek di Jalan Besakih harus menutup satu ruas jalan menuju Jalan Denpasar Raya.
Di Jalan Denpasar Raya, alat berat juga terparkir di pinggir jalan.
Di Jalan HR Rasuna Said, ada satu proyek lain yang memakan trotoar sehingga terjadi penyempitan jalan.
Hal tersebut yang membuat arus lalu lintas melambat. Namun, kemacetan telah terurai sejak pukul 11.00 WIB.
#macet-di-jakarta #jalan-rasuna-said-macet #kemacetan-di-jalan-rasuna-said