Jangan Biarkan Anak Terlalu Sering Konsumsi Kental Manis, Kenapa?
Kudapan dengan topping kental manis memang terasa lezat. Namun, sebaiknya hindari diberikan pada anak-anak demi kesehatan mereka.
(Kompas.com) 11/07/24 20:35 10450907
JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak kudapan anak yang menggunakan kental manis sebagai pelengkap atau topping, seperti es krim, bronis, roti tawar, jasuke (jagung susu keju), dan puding.
Sesekali, pemberian kudapan dengan kental manis tidak masalah untuk anak-anak. Akan tetapi, sebaiknya hindari pemberian terlalu sering karena dapat membuat anak kecanduan.
Terutama ketika mengonsumsi makanan dan minuman lain yang rasa manisnya tidak sekuat pangan dengan kental manis.
“Produk kayak begitu tujuannya untuk membuat Anda suka dan kecanduan. Yang awalnya mungkin untuk jadi topping, lama-lama setiap kali jajan atau makan, harus ada makanan mirip kayak begitu (memiliki kental manis),” jelas ahli gizi masyarakat DR.dr. Tan Shot Yen, M.hum kepada Kompas.com, Selasa (9/7/2024).
- Cara Memberi Tahu Orangtua Bahaya Makanan Full Karbohidrat untuk Anak
- Ramai di Medsos Soal Bekal Anak Serba Karbohidrat, Jangan Ikut-ikutan!
Dampak lainnya adalah anak kemungkinan akan lebih menyukai makanan dengan kental manis daripada makanan lainnya yang lebih bergizi.
Hal ini mengkhawatirkan bagi orangtua dengan anak yang sulit makan.
Sekalipun masih bisa mengonsumsi makanan lainnya, anak-anak yang sudah kecanduan kental manis mungkin ingin mengonsumsi makanan manis setelahnya atau sebagai makanan penutup.
Untuk menghindarinya, Tan menyarankan orangtua sedari awal tidak memberikan makanan atau kudapan dengan kental manis.
Kental manis mungkin memberikan rasa yang lebih enak di lidah, tetapi ia mengingatkan bahwa penting bagi orangtua tetap memprioritaskan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh anak.
“Sebaiknya hindari kental manis, pentingkan pola makan sehat dan seimbang. Harus ada makanan pokok, lauk, sayur, dan buah,” ucap Tan.
Adapun makanan pokok antara lain nasi, jagung, singkong, kentang, atau ubi sebaiknya dilengkapi dengan ikan, telur, daging, atau ayam sebagai lauk. Kemudian, ada tambahan berupa sayur dan buah-buahan.
View this post on Instagram