Bank DKI Kerja dan PT TransJakarta Bersinergi, Kini Halte GBK Menjadi Senayan Bank DKI
Penamaan atau 'naming rights' Halte Transjakarta Senayan Bank DKI diklaim sebagai bentuk dukungan layanan terbaik bagi masyarakat Jakarta. Halaman all
(Kompas.com) 11/07/24 22:20 10460350
JAKARTA, KOMPAS.com - Bank DKI dan PT TransJakarta bersinergi dalam rangka peningkatan layanan transportasi publik di Jakarta melalui penamaan Halte Gelora Bung Karno menjadi Halte Senayan Bank DKI.
Penamaan atau "naming rights" Halte Transjakarta Senayan Bank DKI diklaim sebagai bentuk dukungan layanan terbaik bagi masyarakat Jakarta.
"Kami mempercayai, upaya ini akan mendukung peningkatan kualitas transportasi publik di Jakarta,” ujar Direktur Utama Bank DKI Agus H Widodo saat peresmian penamaan Halte Senayan Bank DKI di Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2024).
Agus mengatakan, tidak tertutup kemungkinan ke depannya akan ada penamaan Halte TransJakarta lainnya sebagai dukungan layanan transportasi publik.
"Penamaan ini untuk mewujudkan layanan transportasi publik dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna layanan TransJakarta," paparnya.
Sebelumnya, Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yuza mengatakan, penamaan Halte Senayan Bank DKI akan berlangsung selama tiga tahun.
"Penamaan (naming rights) ini sampai tiga tahun. Halte Gelora Bung Karno kami pilih untuk bisa branding yang kuat ya di sini," ujar Welfizon, Kamis.
Penamaan atau "naming rights", merupakan bentuk kerja sama PT TransJakarta dengan Bank DKI di mana perusahaan transportasi menjual hak penamaan halte atau stasiun kepada perusahaan.
Berkait dengan penjualan hak penamaan halte GBK, Welfizon enggan mengungkapkan berapa nominal kontraknya.
"Nilai investasinya enggak usah di-share lah. Jadi kalau nilainya mungkin kita tidak bisa publish. Cukup kami yang tahu," kata Welfizon.
Halte GBK dipilih sebagai lokasi penamaan Halte Senayan Bank DKI karena lokasinya yang dinilai strategis dan halte yang paling ramai.
"Setiap hari, kurang lebih 10.000 penumpang yang menggunakan halte ini. Kami menempatkan \'naming rights\' karena ini halte yang paling ramai," tutur Welfizon.
Welfizon berujar, penamaan Halte Senayan Bank DKI akan meningkatkan brand awareness Bank DKI dengan memperkenalkan kembali "Jakarta Tourist Pass".
Hal itu dapat dimanfaatkan oleh pengguna transportasi publik serta peluang aktivasi dan event yang dapat dinikmati oleh pelanggan TransJakarta