Kejuaraan Senam 3rd Indonesia Open 2024, Ritmik Punya Juara Baru
Kejuaraan senam 3rd Indonesia Open melahirkan juara baru di disiplin ritmik. Sementara, juara bertahan aerobik kembali naik ke podium pertama. Halaman all
(Kompas.com) 12/07/24 02:28 10478860
KOMPAS.com - Kejuaraan senam3rd Indonesia Open 2024 melahirkan juara baru disiplin ritmik, yakni Vanessa Zaneta Herly, di British School Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Vanessa Zaneta Herly menjuarai disiplin ritmik kategori junior. Ia meraih medali emas untuk nomor all around, bola, dan gada pada debutnya.
"Saya beberapa bulan ini berlatih setiap hari. Saya juga sering mengikuti kejuaraan yang jaraknya berdekatan. Jadi, itu semua sekalian persiapan untuk Indonesia Open," ucap Vanessa dalam keterangan tertulis.
Meski membawa pulang tiga medali emas, perempuan berusia 14 tahun itu mengaku masih punya kekurangan yang perlu dibenahi dan berharap bisa tampil lebih bagus pada masa depan.
"Harapan saya bisa tampil maksimal lagi dalam melakukan koreo-koreo yang telah dibuatkan dan semoga saya bisa lebih berkembang lagi ke depannya," tuturnya.
Selain itu, dua juara bertahan kembali naik podium pertama. Mereka adalah Nanda Anugrah dan Edeline Daxilia Pramono yang bersinar di disiplin aerobik.
Disiplin aerobik di 3rd Indonesia Open mempertandingkan kategori national development (9-11 tahun), age group (12-14 tahun), dan junior (15-17 tahun).
Nanda Anugrah meraih medali emas di kategori age group putra, sedangkan Edeline Daxilian Pramono menjuarai kategori junior putri.
“Saya senang sekali bisa mendapatkan medali emas lagi di Indonesia Open. Tidak menyangka bisa mempertahankan prestasi ini karena event Indonesia Open bergengsi banget untuk para gymnast,” kata Nanda.
Sementara, Edeline Daxilia Pramono mengaku menyiapkan waktu satu tahun demi kembali naik podium juara. Tahun lalu, Edeline meraih emas di kategori age group.
“Saya benar-benar bertekad juara di Indonesia Open. Jadi, langsung persiapan setelah juara tahun lalu di kategori age group,:" ujarnya.
"Jujur tidak menyangka menang karena gap tingkat kesulitan kedua kategori ini beda banget dan peserta lain juga bagus-bagus,” kata Edeline.
Dara 15 tahun ini juga senang karena baginya Indonesia Open adalah satu-satunya wadah menguji kemampuannya selama berlatih.
“Untuk aerobik kompetisinya hampir tidak ada, sehingga medali emas yang saya dapatkan di Indonesia Open berarti banget karena semua kerja keras saya selama latihan terbayarkan,” kata Edeline.
Event 3rd Indonesia Open telah merampungkan pertandingan disiplin artistik, ritmik, dan aerobik. Masih ada dua disiplin lagi yang akan dipertandingkan, yaitu trampoline di Bounce Street pada 11-12 Juli dan ditutup dengan pertandingan disiplin parkour di Halaman Kementerian Pemuda dan Olahraga pada 13-14 Juli.