Juergen Klopp Tolak Tawaran Latih Timnas Amerika Serikat
Eks pelatih Liverpool, Juergen Klopp, menolak tawaran untuk melatih timnas Amerika Serikat.
(Kompas.com) 12/07/24 09:30 10510644
KOMPAS.com – Eks pelatih Liverpool, Juergen Klopp, menolak tawaran untuk melatih timnas Amerika Serikat.
The Athletic mengabarkan bahwa Amerika Serikat melakukan pendekatan kepada pelatih asal Jerman, Juergen Klopp.
Namun, jurnalis The Athletic, David Ornstein, menyebut Klopp tidak mau untuk menerima tawaran kerja sama melatih timnas Amerika Serikat.
“Pelatih Jerman berusia 57 tahun itu menolak kesempatan untuk melatih tim Amerika Serikat,” demikian laporan The Athletic, dikutip dari Daily Mail.
Sebelumnya, Amerika Serikat mengumumkan sudah memecat Greg Berhalter sebagai pelatih tim utama sepak bola pria.
Keputusan Federasi Sepak Bola Amerika Serikat memecat Berhalter karena hasil tak memuaskan di Copa America 2024.
“Federasi Sepak Bola AS mengumumkan bahwa Gregg Berhalter telah dibebaskan dari tugasnya sebagai pelatih tim nasional pria Amerika Serikat,” demikian laporan resmi Federasi Sepak Bola AS.
Amerika Serikat mengalami kegagalan di Copa America 2024. Christian Pulisic dkk bahkan tersingkir di fase grup seusai bercokol di peringkat ketiga via raihan tiga poin.
Berhalter mengungkapkan bahwa dirinya sepenuhnya bertanggung jawab atas hasil minor yang didapatkan Amerika Serikat di Copa America 2024.
“Hasil Copa America sangat mengecewakan dan saya bertanggung jawab penuh atas kinerja kami,” kata Berhalter.
Di samping itu, Berhalter mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk melatih timnas Amerika Serikat.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola AS karena telah mempercayai saya memimpin tim ini selama lima tahun terakhir,” kata Berhalter.
“Mewakili negara kami adalah kehormatan luar biasa dan saya bangga dengan identitas yang telah kami bangun di dalam dan luar lapangan,” imbuhnya.
“Sangat menggembirakan menyaksikan tim ini berkembang dari tahun ke tahun dan saya bersukur atas ikatan yang tercipta dengan pemain, pelatih dan anggota staf kami,” tutur dia.