Pedagang Butuh Kepastian Hasil Revitalisasi Pasar Kranji, Jangan Ada yang Dirugikan

Pedagang Butuh Kepastian Hasil Revitalisasi Pasar Kranji, Jangan Ada yang Dirugikan

Pedagang mendesak Pemkot Bekasi, Jawa Barat untuk menyelesaikan revitalisasi Pasar Kranji. Revitalisasi pasar itu sudah lima tahun mangkrak. Halaman all

(Kompas.com) 12/07/24 12:00 10520177

BEKASI, KOMPAS.com - Revitalisasi Pasar Kranji, Bekasi, sampai saat ini belum berlanjut setelah terhenti selama sekitar lima tahun.

PT Annisa Bintang Blitar (ABB) selaku pemenang lelang atau tender proyek revitalisasi tidak dapat menuntaskan perbaikan dari yang ditargetkan dalam 2 tahun terhitung sejak Desember 2019.

Kondisi ini menimbulkan polemik. Sejumlah mahasiswa dan pedagang Pasar Kranji mendatangi gedung Balai Kota Bekasi pada Senin (8/7/2024).

Massa itu menuntut Pemeritah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, soal kelanjutan pembangunan Pasar Kranji yang mangkrak.

Jangan ada yang dirugikan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, Muhammad Solihin telah menanggai penyampaian pendapat para pedagang dan mahasiswa.

Ia mengaku akan segera menyelesaikan perbaikan Pasar Kranji agar tidak ada yang merasa dirugikan, baik pedagang maupun investor.

"Intinya jangan ada yang dirugikan, baik pedagangnya maupun investornya," kata Solihin di Pendopo Wali Kota Bekasi, Kamis (11/7/2024).

Proyek revitalisasi Pasar Kranji, Bekasi itu berjalan ketika Solihin belum menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Namun, bagi Solihin, itu bukan alasan untuk tidak melanjutkan proyek revitalisasi Pasar Kranji, Bekasi itu.

Ia mengaku, akan mencari akar masalah yang membuat revitalisasi Pasar Kranji yang mangkrak selama lima tahun.

"Pasar Kranji ya, saya belum sertijab, jadi akan segera saya pelajari dengan detail," kata Solihin.

Panggil pihak terlibat

Pemkot Kota Bekasi akan memanggil pihak yang terlibat, salah satunya PT Annisa Bintang Blitar (ABB) dan para vendor terkait mangkraknya revitalisasi Pasar Kranji.

Upaya itu untuk mengetahui secara pasti permasalahan yang ada di lapangan. Nantinya, pertemuan itu juga akan mengundang perwakilan dari pedagang Pasar Kranji.

"Setelah saya pelajari (permasalahannya), saya akan mengundang stakeholder terkait. Ini masalahnya dimana, akan kami cari solusinya," kata Solihin.

"Saya Mau lihat bisnis plan yang ada di mereka (pengembang dan vendornya). Kelemahan dan kelebihannya seperti apa, sampai ada masalah investor dan vendor, itu masalahnya di mana," ujar Solihin.

Didesak putus kontrak

Salah satu pedagang Pasar Kranji, Ahmad Supendi (55) sebelumnya meminta Pemerintah Kota Bekasi memutuskan kontrak PT ABB selaku pemenang lelang proyek.

PT ABB dianggap tak punya modal yang cukup untuk membangun Pasar Kranji, terlebih saat direktur PT ABB terjerat kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang dilaporkan mitranya.

Dalam kontrak yaang disepakati, revitalisasi Pasar Kranji akan berlangsung selama dua tahun atau sejak 27 Desember 2019. Namun, hingga kini proyek tersebut belum ada kejelasannya.

Mediasi merupakan cara Pemkot Bekasi, Jawa Barat itu komitmen untuk kelanjutan revitalisasi Pasar Kranji yang mangkrak hampir lima tahun.

(Reporter : Febryan Kevin Candra Kurniawan | Editor : Irfan Maullana, Akhdi Martin Pratama)

#pasar-kranji-baru #pasar-kranji #revitalisasi-pasar-kranji #revitalisasi-pasar-kranji-mangkrak

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/12/12000441/pedagang-butuh-kepastian-hasil-revitalisasi-pasar-kranji-jangan-ada-yang