Barisan Saham Ambyar Nggak Ketulungan, Jeblok hingga 47%

Barisan Saham Ambyar Nggak Ketulungan, Jeblok hingga 47%

Barisan saham ini ambyar nggak ketulungan. Sebab, jeblok dari 10% sampai 47% hanya dalam sepekan (8-12 Juli 2024). - Halaman all

(InvestorID) 13/07/24 12:42 10635052

JAKARTA, investor.id – Barisan saham ini ambyar nggak ketulungan. Sebab, jeblok dari 10% sampai 47% hanya dalam sepekan (8-12 Juli 2024). Seluruh saham tersebut juga masuk daftar top losers.  

Berdasarkan data BEI, saham PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) tercatat sebagai saham paling jeblok sebesar 47,51% dan memimpin top losers selama sepekan.

Diikuti, saham PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) yang terpangkas 44,44%, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) 20,13%, PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) 17,65%, dan PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) 17,14%.

Kemudian, saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) yang terjungkal 14,04%, PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) 12,84%, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) 11,63%, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) 11,56%, dan PT Intanwijaya Internasional Tbk (INCI) 10,66%.

Sementara itu, kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) kian gemuk dan menembus rekor tertinggi sepanjang masa. Berdasarkan data perdagangan BEI selama periode 8-12 Juli 2024, kapitalisasi pasar bursa naik 0,37 menjadi Rp 12.478 triliun dari Rp 12.431 triliun pada pekan lalu.

 Kenaikan juga terjadi pada indeks harga saham gabungan (IHSG) yang akhir pekan ini terkerek 1,02% ke level 7.327,5 dari 7.253,3 pada penutupan pekan lalu.

Tidak hanya itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat sebesar 15,29% menjadi 1,09 juta kali dari 947 ribu kali.  Hal serupa juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang terpangkas 11,97% menjadi 17,41 miliar saham dari 15,55 miliar saham. 

Namun, rata-rata nilai transaksi harian justru turun 1,78% menjadi Rp 10,46 triliun dari Rp 10,65 triliun pada pekan lalu.

Net BuyAsing

Pada perdagangan Jumat (12/7/2024), investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) yang besar, yaitu Rp 1,24 triliun. Hal itu mengikis nilai jual bersih (net sell) investor asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 3,56 triliun.

Di sisi lain, saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) paling tercuan sepekan ini, karena mencapai 67,38%.

Diikuti, saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) sebesar 48,1%, PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) 29,66%, PT MNC Land Tbk (KPIG) 27,5%, dan PT PP Tbk (PTPP) 25,3%. 

Kemudian, saham PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) 24%, PT Ateliers Mecaniques D\'Indonesie Tbk (AMIN) 22,88%, PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) 21,15%, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) 20,9%, dan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) 19,52%.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #top-losers #saham-ambyar #saham-jeblok #aldo #bei #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366887/barisan-saham-ambyar-nggak-ketulungan-jeblok-hingga-47