Harga Komoditas Hari Ini, 15 Juli 2024: Emas dan CPO Lesu Awal Pekan, Batu Bara Hijau
Harga emas dan CPO melemah pada perdagangan Senin (15/7/2024), sedangkan batu bara menguat.
(Bisnis.Com) 15/07/24 07:08 10817442
Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas terpantau melemah meski tetap bertahan di atas US$2.400, sedangkan batu bara ditutup menguat dan crude palm oil (CPO) juga melemah.
Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Senin (15/7/2024) harga emas di pasar spot melemah 0,19% ke level US$2.406,86 per troy ounce pada pukul 06.27 WIB.
Kemudian, harga emas Comex kontrak Agustus 2024 juga melemah 0,38% ke level US$2.411,50 per troy ounce pada pukul 06.17 WIB.
MengutipReuters,harga emas bertahan di atas US$2.400 per troy ounce pada Jumat (12/7). Adapun para investor semakin yakin bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera menurunkan suku bunga.
Harga emas telah melonjak ke level tertinggi sejak 22 Mei pada Kamis (11/7) setelah penurunan tidak terduga dalam inflasi AS. Data juga memperkuat pandangan tren disinflasi telah berlanjut dan meningkatkan perkiraan penurunan suku bunga.
Analis pasar senior di Kitco Metals, Jim Wyckoff, menuturkan bahwa pihaknya melihat tekanan aksi ambil untung dan koreksi rutin setelah kenaikan yang solid. Laporan indeks harga produsen juga lebih baik dari yang diharapkan, dan hal ini menambah tekanan jual.
"Namun, jika melihat reaksi pasar saham dan pasar obligasi, angka PPI hari ini tidak benar-benar mengurangi laporan inflasi yang lebih rendah yang kita lihat pada hari Kamis. Jadi, kemungkinan besar akan terjadi penurunan suku bunga tahun ini, mungkin paling cepat pada bulan September,” tuturnya.
Harga Batu Bara
Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara kontrak Juli 2024 di ICE Newcastle menguat 0,07% ke level US$133,85 per metrik ton pada penutupan perdagangan Jumat (12/7). Kemudian, batu bara kontrak Agustus juga menguat 0,63% ke level US$135,35 per metrik ton.
MengutipIANS,Kementerian Perkeretaapian menunjukan bahwa Kereta Api India mencatat peningkatan 59,6 juta ton dalam pemuatan batu baranya selama tahun keuangan 2023-2024, mencapai rekor 787,58 juta ton dari angka 727,98 juta ton pada tahun 2022-2023.
Pertumbuhan Kereta Api India terus berlanjut ke tahun keuangan saat ini dengan total muatan barang 135,46 juta ton pada Juni 2024, menunjukkan peningkatan yang kuat sebesar 10,07% dibandingkan angka 123,06 juta ton (year-on-year/yoy).
Kemudian, batu bara domestik menyumbang 60,27 juta ton dari total muatan ini, sementara batu bara impor mencapai 8,82 juta ton.
“Kereta Api India mencatat pertumbuhan yang mengesankan dalam pembaruan rel dengan peningkatan sebesar 13,8% pada tahun anggaran 2023-2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan keselamatan,” jelas Kementerian.
Harga CPO
Harga komoditas minyak kelapa sawit atau CPO berjangka pada penutupan perdagangan Jumat (12/7) kontrak September 2024 melemah 21 poin ke 3.914 ringgit per ton di Bursa derivatif Malaysia. Kontrak Juli 2024 juga melemah 25 poin ke level 3.980 ringgit per ton.
MengutipBernama,menurut pedagang minyak sawit David Ng, harga CPO ditutup lebih rendah pada Jumat (12/7) karena kekhawatiran produksi yang meningkat dan harga minyak kedelai yang melemah, menyeret sentimen di pasar.
“Saat ini, harga terdukung dengan baik di atas RM3.900 per ton dengan resistensi di RM4.030 per ton,” tutur Ng.
Sebelumnya, Malaysia Palm Oil Board (MPOB) melaporkan peningkatan 4,35% pada stok minyak sawit pada Juni 2024 menjadi 1,83 juta ton, naik dari 1,75 juta ton pada Mei 2024.
Laporan kinerja Industri pada bulan lalu juga mengindikasikan bahwa stok CPO Malaysia menurun menjadi 925.165, dari 979.019 pada Mei 2024.
#harga-emas #harga-emas-hari-ini #emas #harga-batu-bara #harga-batu-bara-hari-ini #harga-cpo #harga-cpo-hari-ini #batu-bara #cpo #harga-komoditas