Jokowi Minta Sespri Iriana Tidak Terburu-buru Pilih Parpol jika Maju Pilkada Kota Bogor
Presiden Joko Widodo meminta sekretaris pribadi Iriana, Sendi Fardiansyah untuk tidak terlalu terburu-buru memilih partai politik. Halaman all
(Kompas.com) 15/07/24 07:55 10821720
BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta sekretaris pribadi Iriana, Sendi Fardiansyah untuk tidak terlalu terburu-buru memilih partai politik (parpol) jika berniat maju Pilkada Kota Bogor 2024.
Presiden Jokowi justru meminta Sendi fokus untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas terlebih dahulu di kalangan masyarakat Kota Bogor.
Nasihat ini disampaikan Jokowi langsung ketika Sendi menemuinya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Maret lalu.
“Beliau (Presiden Jokowi) bilang sudah tidak usah terburu-buru kalau soal partai. Terpenting popularitas, elektabilitas naikan terlebih dahulu, nantikan enak bicaranya kalau elektabilitas dan popularitasnya tinggi,” ucap Sendi saat berbincang dengan podcats "Gaspol" Kompas.com.
Dalam pertemuannya itu, Sendi memaparkan kepada Jokowi bahwa dia telah mendaftar di enam parpol untuk mendapatkan tiket sebagai calon wali kota Bogor.
Mendengar hal itu, Jokowi langsung mempertanyakan sudah sejauh mana langkah yang telah diambil Sendi bersama parpol-parpol tersebut.
“Lebih tepatnya beliau bertanya sudah berkomunikasi dengan partai mana saja. Saya bilang sudah dengan A, B, C. Kalau tingkat DPC semuanya komunikasi, kalau untuk DPP tentu yang bisa saya akses saja, kalau yang gak bisa saya juga enggak bisa komunikasi,” tuturnya.
Tak hanya itu, Sendi juga sempat ditanyai seputar hasil survei terkait Pilkada Bogor.
Kepada orang nomor satu di Indonesia itu, Sendi mengaku masih menduduki peringkat dua dalam bursa calon wali kota Bogor.
Sendi juga mengeklaim bahwa citra dirinya di mata masyarakat cukup positif jika merujuk pada hasil survei.
Ia juga memastikan elektabilasnya di masyarakat terus mengejar elektabilitas petahana yang dinilai cukup tinggi.
“Dari hasil survei bahwa survei kami terakhir sudah di dua besar artinya penerimaan di masyarakat cukup besar,” tutur Sendi.
Untuk itu Jokowi memberikan masukan agar Sendi lebih fokus pada upaya meningkatkan elektabilitas dan popularitas sebelum memutuskan langkah selanjutnya untuk pencalonannya sebagai Wali Kota Bogor.
Untuk saat ini, Sendi tengah menanti jawaban dari enam parpol yang ia ikuti proses pendaftarannya agar bisa mendapatkan tiket sebagai calon wali kota Bogor.
Keenam partai itu terdiri dari PDI-Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Gerindra, PKB, PPP.
“Ini mudah-mudahan saya bukannya kegeeran ya, tapi karena memang mekanisme tadi, dari enam partai yang daftar, ada yang sudah pemanggilan sampai tingkat DPP, DPD atau DPW provinsi. Ada juga yang belum ada proses lanjutan,” tuturnya.
“Nah yang intens yang sudah sampai DPP itu, partai Nasdem, sudah pleno. Cuma di Nasdem karena kursinya hanya empat, jadi perlu koalisi sehingga mungkin di ujung perlu koalisi dengan siapa, wakilnya siapa,” lanjut Sendi.
#sendi-fardiansyah #sespri-iriana-maju-pilwakot-bogor #sekretaris-pribadi-iriana-maju-pilwakot-bogor #sekretaris-pribadi-iriana-jokowi #sekretaris-pribadi-iriana-maju-pilkada-kota-bogor #sendi-fardians