Emiten FCA Ini Tak Punya Pengendali, Harga Saham Rp 1, Diborong Sosok Misterius

Emiten FCA Ini Tak Punya Pengendali, Harga Saham Rp 1, Diborong Sosok Misterius

Sosok misterius tiba-tiba menjadi pengoleksi 5% saham TAXI. - Halaman all

(InvestorID) 15/07/24 12:04 10842392

JAKARTA, investor.id - Saham PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) diparkir di Rp 1 (-50%) per jeda siang 15 Juli 2024. Dalam satu bulan terakhir saham ini hanya bergerak di antara level Rp 1 sampai dengan Rp 2.

Saham TAXI ada di papan pemantauan khusus full call auction (FCA). Di saat harganya terperosok ke level Rp 1-2 akhir-akhir ini, saham TAXI ternyata lagi rajin diakumulasi seseorang bernama Lim Susan. Namanya pun pertama kali muncul sebagai pemegang 513.455.500 (5,02%) saham TAXI per 4 Juli 2024.

Kepemilikannya terus bertambah. Dan data terbaru per 10 Juli 2024 menyebut, jumlahnya menjadi 514.461.500 (0,01%) saham TAXI.

Tak ada keterangan resmi mengenai kepemilikan Lim Susan atas saham TAXI tersebut.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Lim Susan merupakan investor lokal dengan alamat Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dia membeli saham TAXI lewat broker Dwidana Sakti Sekuritas.

Saat ditelusuri, ternyata nama Lim Susan tercatat sebagai direktur Dwidana Sakti Sekuritas. Tapi tak info lebih lanjut mengenai riwayatnya.

Tak Ada Pengendali

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang saham TAXI per 30 Juni 2024, tak tercatat ada pengendali dari TAXI. Adapun 99,99% saham TAXI dipegang masyarakat nonwarkat, sedangkan 0,01% saham digenggam masyarakat dengan warkat. Artinya dipegang publik 100%. Jumlah pemegang sahamnya total 9.504 pihak.

Dijelaskan dalam laporan tahunan 2023 TAXI bahwa sejak tanggal 22 Mei 2019, perseroan tidak lagi memiliki pemegang saham utama dan pemegang saham pengendali. Mengacu pada komposisi kepemilikan saham per 31 Desember 2023, di mana tidak terdapat kepemilikan saham yang mencapai lebih dari 50% sesuai pengertian tentang pemegang saham pengendali.

Sebelumnya, PT Rajawali Corpora telah menjual seluruh sahamnya di PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI). Di mana terakhir, Rajawali Corpora menjual 1.094.310.000 saham TAXI atau 10,7% di Rp 3,90 per saham pada 10 dan 12 Januari 2023. Sehingga nilai penjualan saham semuanya adalah Rp 4,26 miliar.

Rajawali Corpora sendiri adalah milik pengusaha Peter Sondakh. Namun demikian, tak disebutkan siapa pembeli saham TAXI milik Rajawali Corpora saat itu.

Sementara itu, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) kedua pada 16 Juli 2024. Lantaran pada 28 Juni 2024, TAXI telah melaksanakan RUPST tapi tidak mencapai kuorum.

“Sehubungan dengan pelaksanaan RUPST yang telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 28 Juni 2024 yang lalu dan tidak mencapai kuorum jumlah pemegang saham yang hadir atau terwakili dalam rapat sehingga rapat tidak dapat diselenggarakan untuk mengambil keputusan yang sah dan mengikat,” jelas direksi TAXI.

“Direksi perseroan dengan ini mengundang para pemegang saham perseroan untuk menghadiri rapat kedua atas rapat umum pemegang saham tahunan,” sebut direksi.

RUPST kedua itu akan digelar di Fave Hotel Petojo Utara, Gambir, Jakarta.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #express-transindo-utama #taxi #fca #saham-taxi #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366991/emiten-fca-ini-tak-punyapengendali-harga-saham-rp-1-diborong-sosok-misterius