Polisi: Belum Ada Laporan Terkait Kasus Penipuan Lowongan Kerja di Duren Sawit

Polisi: Belum Ada Laporan Terkait Kasus Penipuan Lowongan Kerja di Duren Sawit

Meski belum mendapatkan laporan, polisi sudah melakukan pengecekan ke lokasi setelah dugaan penipuan tersebut viral di media sosial. Halaman all

(Kompas.com) 15/07/24 14:17 10848416

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengaku, sampai saat ini belum menerima laporan terkait kasus penipuan lowongan kerja yang terjadi di sebuah perusahaan di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Sampai saat ini kami sudah cek di Polsek maupun di Polres belum ada laporan terkait peristiwa yang viral tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Armunanto Hutahaean saat dikonfirmasi, Senin (15/7/2024).

Meski belum mendapatkan laporan, polisi sudah melakukan pengecekan ke lokasi setelah dugaan penipuan tersebut viral di media sosial.

Namun, saat dicek ruko atau lokasi yang diduga menjadi tempat penipuan lowongan kerja itu sudah ditutup.

"Kami juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi pada Sabtu kemarin, namun ruko yang diduga jadi tempat wawancara itu tutup rencana nya hari ini akan kita telusuri lagi," terangnya.

"Hari ini hari kerja anggota coba cek ke ruko tersebut. Apakah tutup atau tidak kalau tutup. Sejak kapan tutupnya kami akan cek juga operasional perusahaan yang ada di situ," ujar dia.

Armunanto mengimbau masyarakat atau pencari kerja yang merasa tertipu agar segera melaporkannya ke polisi.

"Kami sarankan pada warga masyarakat atau pencari kerja yang merasa tertipu agar mau membuat laporan ke kami, sehingga kami bisa menangani perkara tersebut," imbuh dia.

Diberitakan sebelumnya, viral sebuah video di media sosial memperlihatkan adanya dugaan penipuan wawancara kerja.

Dalam video yang tersebar di Instagram dan TikTok, seorang pelamar kerja mengaku diminta membayar sejumlah uang ketika mengikuti proses wawancara kerja di sebuah perusahaan di Duren Sawit.

Seorang perempuan asal Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, berinisial PS (24) yang menjadi korban dugaan penipuan tersebut mengaku kehilangan uang sebesar Rp 1,7 juta setelah mengikuti proses wawancara kerja di perusahaan yang mengatasnamakan diri sebagai PT MLI.

PS mengaku ia tak sendirian saat mengikuti proses wawancara.

Saat itu, Rabu (3/7/2024), kata PS, sedikitnya ada 14 orang lain yang hadir mengikuti wawancara kerja.

"Waktu saya sesi ketiga, itu ada 14 orang jumlahnya," ujar dia kepada Kompas.com, Minggu (14/7/2024).

Saat proses wawancara, kata PS, dirinya diiming-imingi gaji Rp 5,1 juta per bulan dengan tambahan uang makan Rp 100.000 setiap minggu jika dirinya diterima.

#penipuan-lowongan-kerja #penipuan-kerja-duren-sawit #penipuan-bermodus-pencarian-kerja-di-duren-sawit

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/15/14172171/polisi-belum-ada-laporan-terkait-kasus-penipuan-lowongan-kerja-di-duren