Kasus Ini Jadi Biang Kerok IHSG Jatuh
Pilarmas menjelaskan IHSG jatuh karena kasus penembakan calon presiden AS Donald Trump - Halaman all
(InvestorID) 15/07/24 13:00 10855520
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyungsep 42,47 poin (0,58%) ke level 7.285,1 pada penutupan sesi I, Senin (15/7/2024). Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, IHSG hari ini jatuh sejalan dengan indeks saham Asia karena dikejutkan oleh kasus penembakan calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam kampanye pilpres akhir pekan kemarin.
“Ancaman tersebut tentunya akan memberikan dampak jalan demokrasi di AS namun dari sisi lain tentunya ini berpotensi memberikan keuntungan salah satu kandidat,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (15/7/2024).
Pilarmas menambahkan, pasar juga menanti rapat pleno petinggi China yang direncanakan 15-18 Juli 2024. Pasar berharap hasil pertemuan tersebut akan mampu meningkatkan kepercayaan ekonomi China di tengah pertumbuhan ekonomi yang melambat.
“Sehingga ini akan memenuhi target pemerintah China yang menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,0 % pada 2024,” tambah Pilarmas.
Sebelumnya, Biro Statistik China dalam rilisnya menunjukkan ekonomi terbesar kedua di dunia ini tumbuh sebesar 4,7% pada April-Juni, pertumbuhan paling lambat sejak kuartal pertama 2023 dan meleset dari perkiraan konsensus pasar sebesar 5,1 %.
Hal ini, lanjut Pilarmas, dampak dari penurunan properti yang berkepanjangan dan lapangan kerja membebani permintaan domestik, sehingga ini mendorong pemerintah China untuk meningkatkan kepercayaan ekonominya. “Pasar berharap ada stimulus lebih yang akan memberikan dampak positif untuk China,” jelas Pilarmas.
Sentimen Dalam Negeri
Sementara sentimen dari dalam negeri, Pilarmas mengatakan, neraca perdagangan Indonesia Juni mengalami penurunan jika bandingkan dengan bulan sebelumnya, dimana Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2024 surplus US$ 2,39 miliar atau turun dari bulan Mei yang membukukan sebesar US$ 2,93 miliar.
“Meskipun mengalami penurunan namun demikian neraca perdagangan Indonesia masih membukukan surplus. Tentunya ini memberikan signal bagi pemerintah untuk meningkatkan kinerja ekspor sebagai upaya menjaga stabilitas neraca perdagangan dan stabilitas ekonomi,” jelas Pilarmas.
Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar BEBS, RICY, MDRN, FORU, LAPD. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar TAXI, BTEK, TELE, IBFN, ISEA.
Pilarmas merekomendasikan saham BRPT pada perdagangan di sesi II. “Kami merekomendasikan BRPT buy dengan support dan resistance di level 1.075 – 1.170,” tutup Pilarmas.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #sentimen-ihsg #sentimen-eksternal-ihsg #sentimen-dalam-negeri-ihsg #pilarmas #rekomendasi-saham #brpt #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/366998/kasus-ini-jadi-biang-kerok-ihsg-jatuh