Didemo karena Diduga Potong Gaji Kurir, Mediasi J&T Lakukan Mediasi
Manajemen J&T sudah melakukan mediasi dengan perwakilan kurir yang melakukan demo di depan Kantor Pusat J&T, Pluit, Jakarta Utara. Halaman all
(Kompas.com) 15/07/24 18:19 10871429
JAKARTA, KOMPAS.com – Manajemen J&T sudah melakukan mediasi dengan perwakilan kurir yang melakukan demo di depan Kantor Pusat J&T, Pluit, Jakarta Utara.
“Kami telah menerima aspirasi dari Serikat Pekerja PT Global Bintang Timur Express dan terus mempelajari lebih lanjut mengenai situasi tersebut. Kami telah melakukan diskusi dengan perwakilan Serikat Pekerja PT Global Bintang Timur Express dan berkomitmen untuk tetap membina komunikasi intensif dengan perwakilan serikat pekerja,” ucap Diego, Public Relations J&T Express, dalam keterangan resminya yang diterima oleh Kompas.com, Senin (15/7/2024).
Kurir melakukan demo karena menduga upahnya dipotong sepihak.
Diego mengatakan, tim manajemen selalu terbuka terhadap berbagai perspektif dan masukan dari luar.
Ia berharap mediasi yang dilakukan dapat mendatangkan hasil yang baik untuk semua pihak baik itu pekerja dan tim manajemen.
“Kami berharap, melalui dialog yang intensif dan musyawarah mufakat, kita dapat mencapai hasil yang positif bagi semua pihak,” terang Diego.
Sebagai informasi, sejumlah kurir J&T melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PT Global Bintang Timur Ekspress sejak pukul 10.00 WIB, Selasa (9/7/2024).
Para kurir J&T datang dari Pulo Gadung, Jakarta Utara, menggunakan sepeda motor menuju ke Pluit, Jakarta Utara.
Aksi unjuk rasa itu dilakukan untuk memprotes adanya dugaan pemotongan upah sepihak sejumlah Rp 500.000 hingga Rp 1 juta untuk menggantikan paket yang hilang.
Padahal, menurut sejumlah kurir tidak setiap bulan mereka menghilangkan paket. Namun, tetap harus menggantinya.
Di sisi lain, beberapa karyawan juga mengaku di PHK secara sepihak tanpa diberikan pesangon.
#demo-kurir-j-amp-t #upah-kurir-j-amp-t-dipotong #phk-kurir-j-amp-t