Petinggi Rusia: Donald Trump akan Menang di Pilpres AS

Petinggi Rusia: Donald Trump akan Menang di Pilpres AS

Rusia mengutuk aksi percobaan pembunuhan terhadap Trump.

(Republika) 15/07/24 19:40 10872945

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW – Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev meyakini Donald Trump akan memenangkan pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) yang diagendakan digelar November mendatang. Hal itu disampaikannya setelah Trump menjadi target penembakan ketika berkampanye di Butler, Pennsylvania.

“Dia (Trump) pasti menang. Hanya jika dia tidak dibunuh,” tulis Medvedev lewat akun X-nya, Senin (15/7/2024), dikutip laman kantor berita Rusia, TASS. Dalam unggahannya, Medvedev juga melampirkan foto Trump saat dia resmi ditangkap pada Agustus 2023.

Rusia telah mengutuk aksi percobaan pembunuhan terhadap Trump. “Rusia selalu mengutuk dan kami mengutuk keras setiap ekspresi kekerasan selama perjuangan politik,” ujar Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Ahad (14/7/2024) lalu.

Menurut Peskov, aksi penembakan terhadap Trump menunjukkan bahwa nyawa tokoh berusia 78 tahun itu dalam bahaya. “Setelah berbagai upaya untuk menyingkirkan kandidat Trump dari arena politik dengan menggunakan instrumen hukum pada awalnya, pengadilan, kantor kejaksaan, berupaya untuk mendiskreditkan dan mengkompromikan kandidat tersebut secara politik, jelas bagi semua pengamat luar bahwa hidupnya dalam bahaya,” ucapnya.

Meski mengutuk insiden penembakan yang dialami Trump, Peskov mengungkapkan, tidak ada rencana Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghubungi Trump secara pribadi. Peskov pun menegaskan bahwa Moskow enggan terlibat dalam urusan politik dan pilpres AS.

Trump menjadi sasaran penembakan ketika menghadiri acara kampanye di Butler, Pennsylvania, Sabtu (13/7/2024) lalu. Insiden terjadi ketika Trump tengah berpidato di panggung. Trump selamat karena peluru yang ditembakkan ke arahnya hanya menyerempet daun telinga kanannya.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak bagaimana beberapa anggota Secret Service berusaha melindungi Trump sesaat setelah penembakan terjadi. Trump kemudian dievakuasi dari panggung dalam keadaan daun telinga berdarah. Seorang peserta kampanye tewas dan dua lainnya dilaporkan mengalami luka serius akibat terkena tembakan.

Otoritas AS saat ini masih terus menyelidiki insiden penembakan Trump. Biro investigasi federal AS (FBI) sudah mengantongi identitas pelaku penembakan, yakni Thomas Matthew Crooks (20 tahun). Crooks tewas ditembak penembak jitu Secret Service sesaat setelah melakukan aksinya.

Di atap bangunan tempat Crooks melepaskan tembakan, otoritas berwenang menemukan senapan jenis AR. Dua pejabat penegak hukum yang berbicara dengan syarat anonimitas mengungkapkan, penyelidik yakin senjata tersebut dibeli oleh ayah Crooks setidaknya enam bulan lalu. Jarak dari bangunan tempat Crooks menembak ke panggung tempat Trump berpidato kurang dari 150 meter.

Menurut dua pejabat yang enggan dipublikasikan identitasnya, bahan-bahan pembuat bom juga ditemukan di dalam kendaraan Crooks yang diparkir di dekat lokasi kampanye Trump di Butler, Pennsylvania. Bahan-bahan serupa turut ditemukan di kediaman Crooks di Bethel Park. Pada Ahad (14/7/2024) malam, sebuah truk Allegheny County Police berwarna putih yang diidentifikasi sebagai penjinak bom berhenti di rumah Crooks.

Polisi telah menerapkan blokade untuk mencegah lalu lintas di sekitar rumah Crooks. Beberapa mobil polisi ditempatkan di persimpangan di lingkungan tersebut dan sejumlah personel polisi melakukan patroli dengan berjalan kaki.

Jaksa wilayah Butler County, Richard Goldinger, mengatakan, sebelum insiden penembakan, Crooks tidak dikenal oleh penyelidik di wilayahnya dan tidak ada dalam radar mereka. Menurut Goldinger, penyelidikan sejauh ini tidak menemukan bukti bahwa dia telah berkoordinasi dengan orang lain di wilayah tersebut.

#pilpres-as #donald-trump #trump-diyakini-menang #donald-trump-menang #donald-trump-ditembak #trump-kena-tembak

https://news.republika.co.id/berita/sgo0iv377/petinggi-rusia-donald-trump-akan-menang-di-pilpres-as