[NGOBROL BOSS] Berkarier di AS lalu Jabat Dirut BUMN, Ini Tantangannya Menurut Ira Puspadewi Halaman all
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengungkapkan tantangan mengabdi di BUMN. Halaman all
(Kompas.com) 16/07/24 14:29 10977412
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengungkapkan tantangan mengabdi di badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia setelah 17 tahun bekerja di Amerika Serikat.
Sebagai informasi, Ira memulai kariernya di lembaga nirlaba Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan The Asia Foundation.
KOMPAS.com/Isna Rifka Sri Rahayu Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi saat media gathering di Kantor Pusat ASDP, Jakarta, Rabu (27/9/2023).Selepas menjabat sebagai Bos Sarinah, wanita lulusan S3 Administrasi dan Manajemen Bisnis di Universitas Indonesia ini menjadi Direktur Ritel, Jaringan, dan SDM PT Pos Indonesia (Persero).
Namun, Ira hanya mengabdi di PT Pos selama 16 bulan. Pada Desember 2017 dia memulai kariernya memimpin PT ASDP Indonesia Ferry.
Tantangan mengabdi di Indonesia
Ira mengatakan, tantangan terbesar yang dia hadapi ketika mulai mengabdi di Indonesia ialah perbedaan budaya perusahaan Indonesia dengan AS.
"Misalnya, saya kaget suatu hari ada karyawan yang orang tuanya meninggal. Saya enggak sadar tiba-tiba di lantai saya kok kosong banget ya. Semua orang melayat pada jam yang sama. Ya bagus lah melayat, itu kemanusiaan, tapi kayaknya enggak harus bareng-bareng banget gitu kan," ucapnya dalam program Ngobrol Boss yang tayang di kanal YouTube Kompas.com, dikutip Selasa (16/7/2024).
Kemudian, perbedaan yang cukup mencolok saat bekerja di Indonesia ialah banyaknya peraturan formal yang berlapis-lapis. Berbeda dengan saat dia bekerja di AS yang tetap memiliki aturan formal namun lebih simpel.
"Itu yang beda banget saya rasakan dan adjustment-nya lumayan major ya," kata Ira.
Kendati demikian, dengan tekadnya untuk mengabdi di Indonesia dengan pengetahuan dan pengalaman yang dia miliki selama bekerja di AS, dia berusaha untuk mempelajari dan menyesuaikan diri dengan budaya kerja di Indonesia.
(Kompas.com/Rizki Alfian Restiawan) Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi bersama Menhub, Kapolri, Panglima TNI dan sejumlah jajaran saat tinjau lapangan di Pelabuhan ASDP Gilimanuk BaliMulai dari Sarinah yang bergerak di bidang ritel dan perdagangan, Pos Indonesia bergerak di bidang jasa logistik, dan ASDP Indonesia yang bergerak di bidang transportasi air.
Selama itu pula, Ira berusaha belajar cepat dalam waktu singkat untuk memahami sektor di perusahaan barunya agar dapat mengetahui hal yang perlu dilakukan dan memberikan dampak yang besar.
Salah satunya dengan membuat sistem pembelian tiket kapal online, Ferizy. Saat ini total 33 pelabuhan yang telah menerapkan pemesanan tiket online melalui aplikasi ataupun website Ferizy.
"Sebagai CEO, salah satu hal yang kunci kalau dari pengalaman saya adalah bagaimana kita bisa menemukan sesuatu yang kira-kira impactful. Kita mempelajari banyak hal dalam waktu yang sangat pendek, menyimpulkan mana yang paling impactful dan itu yang dikejar," tuturnya.