Ekspansi ke Luar Sumsel, RMKE Bakal Akuisisi 4 Tambang Asing
Dengan akuisisi 4 tambang asing, maka jumlah tambang yang dimiliki RMKE mencapai 6-7 tambang baru. Halaman all
(Kompas.com) 16/07/24 20:00 11026197
PALEMBANG, KOMPAS.com - PT RMK Energy Tbk (RMKE) berencana akan melakukan akuisisi 3-4 tambang batu bara milik asing. Adapun lokasi pertambangan tersebut terletak di luar Sumatera Selatan, atau tidak dalam satu wilayah kerja RMKE, yang saat ini berada di Muara Enim.
“Ada sekitar 3-4 tambang asing, mereka harus menjalankan implementasi ESG (Environmental, Social, and Governance), dan harus melepas majority kepemilikannya,” kata Julius di Palembang, Senin (15/7/2024).
“Jadi, (kepemilikan sahamnya) ingin dijual dan nanti profit company-nya enggak hanya untuk RMKE saja, tapi juga ke minority,” jelas dia.
Sebagai informasi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) perusahaan pertambangan yang sahamnya dimiliki oleh asing harus mengurangi kepemilikan sahamnya (divestasi) minimal 51 persen. Ini perlu dilakukan agar kegiatan pertambangan bisa memperoleh izin usaha pertambangan khusus atau IUPK.
Julius mengatakan, empat perusahaan yang akan diakuisisi tersebut bukan merupakan perusahaan yang belum pernah sama sekali bekerja dengan RMKE. Dengan akuisisi 4 tambang asing, maka jumlah tambang yang dimiliki RMKE mencapai 6-7 tambang baru.
“Di Sumatera Selatan ini, (sempat) ada masalah cuaca yang menyebabkan volume (produksi batu bara) menjadi turun, makanya kita mau ambil di luar Sumsel,” ujarnya.
Julius bilang, langkah akusisi tambang baru ini juga merupakan bentuk difersivikasi bisnis agar tidak terus bergantung pada tambang di Sumsel. Ini juga merupakan bentuk diversifikasi bisnis berdasarkan wilayah geografis tambang batu bara.
“Saat ini kita punya dua area di Sumsel, kita maunya diversifikasi, dan tidak hanya bergantung di Sumsel saja,” tambahnya.
Julius mengatakan dengan akuisisi tersebut pihaknya menargetkan mampu mendorong volume angkut batu bara sekitar 2,7 MT sampai dengan 3 juta MT. Saat ini volume angkut RMKE sebesar 1,2 juta MT.
“Tahun ini targetnya kita 2 juta MT, dan lewat akuisisi ini kita menargetkan ada tambahan 1,5 juta MT. Saat ini kan RMKE (volume angkut inhouse) 1,2 juta MT, jadi bakal sekitaran 2,7-3 jutaan MT dan bakal nambah 2 kali lipat,” tegasnya.