Otorita IKN Gandeng Pos Indonesia Kembangkan Layanan Logistik di IKN
Kerja sama OIKN dengan PT Pos Indonesia untuk mendukung layanan logistik di Nusantara
(Kontan) 03/06/24 14:00 11046592
Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bina Karya selaku Badan Usaha Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) untuk mendukung layanan logistik di Nusantara.
PT Pos Indonesia menyampaikan bahwa kerja sama logistik yang terjalin dengan PT Bina Karya selaku Badan Usaha Otorita IKN merupakan sinergi yang baik untuk mencapai tujuan logistik terintegrasi menuju Indonesia maju.
Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menyampaikan, harapan untuk kesuksesan pembangunan IKN dalam menginspirasi berbagai pihak di masa depan.
Menurutnya, membangun IKN, sama saja dengan membangun new culture, dimana tidak hanya membangun infrastruktur secara fisik. Namun juga membangun pola hidup yang serasi dengan alam sekaligus mengimplementasikan seluruh teknologi terkini.
"Maka dari itu, pembangunan IKN ini akan menginspirasi masyarakat serta perusahaan swasta maupun pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur di masa depan,” ujar Faizal dalam keterangan pers, Minggu (2/6).
Faizal menambahkan, mereka akan memberikan dukungan penuh atas gerakan-gerakan yang dilakukan.
"PT Pos Indonesia akan mendukung policy yang ada dengan konsep green logistic," ucapnya.
Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara Achmad Jaka Santos Adiwijaya memaparkan, tentang tantangan yang dihadapi saat ini berkaitan erat dengan layanan logistik.
Ia bilang, peran Otorita IKN yang sangat besar. Pelaksanaan 4P yang termuat dalam Undang-Undang tentang IKN yakni Perencanaan, Pembangunan, dan Pemindahan. Serta Pelaksanaan Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Negara yang mengharuskan kolaborasi dari seluruh pihak baik Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, Badan Usaha, dan Masyarakat.
Otorita IKN selalu menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) atau tata kelola lingkungan dan sosial.
"Dengan demikian segala program yang kami lakukan harus dapat diperhitungkan produksi karbon dan bagaimana menyeimbangkannya," ucap Jaka.
#berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #n-a