BMAD Keramik Seharusnya Didukung, Bukan Ditentang
Rencana penerapan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) kemarik seharusnya didukung, bukan ditentang. - Halaman all
(InvestorID) 17/07/24 13:13 11071696
JAKARTA, Investor.id -Membludaknya impor keramik membuat defisit US$ 1,5 Milyar selama 2019-2023. Untuk itu rencana penerapan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) kemarik seharusnya didukung, bukan ditentang.
Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto menerangkan, sangat disayangkan terjadi defisit yang besar hanya karena keramik impor yang seharusnya tidak perlu terjadi. Sebab, industri keramik nasional sejatinya mampu memproduksi. "Namun karena praktek dumping tersebut, pemerintah dan rakyat jelas yang dirugikan," ucap dia di Jakarta, Selasa (16/7/2024).
#berita-terkini #berita-hari-ini #bmad-keramik #kemenperin #asaki #wto #china #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/business/367200/bmad-keramik-seharusnya-didukung-bukan-ditentang