Dilecehkan Sopir Taksi “Online”, Korban Langsung Masuk Rumah dan Teriak Sekencang-kencangnya

Dilecehkan Sopir Taksi “Online”, Korban Langsung Masuk Rumah dan Teriak Sekencang-kencangnya

Korban mengaku, tak bisa meluapkan emosinya di hadapan pelaku karena takut sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Halaman all

(Kompas.com) 17/07/24 14:01 11072742

JAKARTA, KOMPAS.com - CD (55), korban pelecehan seksual sopir taksi online di wilayah Jakarta Selatan langsung berteriak sekencang-kencangnya usai dilecehkan pria berinisial IA.

“Saya langsung teriak sekencang-kencangnya setelah membuka pintu rumah untuk melampiaskan emosi saya,” ujar korban saat ditemui, Jumat (12/7/2024).

Teriakan menjadi hal pertama yang dilakukan korban karena sebelumnya ia hanya bisa menahan amarahnya.

Korban mengaku, tak bisa meluapkan emosinya di hadapan pelaku karena takut sesuatu yang tak diinginkan terjadi.

“Jadi selama saya dihadapkan sama sopir ini, saya benar-benar marah banget. Tapi saya enggak bisa meluapkan emosi, takut dia melakukan sesuatu kepada saya,” tutur dia.

Maka dari itu, korban hanya bisa diam dan mengelak ketika pelaku mencium pipinya dua kali.

“Saya hanya bisa tersenyum, diam, dan menahan emosi saya usai dia mencium saya. Padahal, aku benar-benar marah. Aku enggak takut, tapi aku enggak bisa menunjukkan kemarahan ku,” cerita dia.

Selain meluapkan emosinya dengan berteriak, korban juga menelepon teman dekatnya untuk membantu mengeluarkan amarahnya.

Ia mengaku, menelepon beberapa orang yang ada di kontaknya dan menceritakan soal pelecehan yang terjadi.

“Saya juga langsung menelpon beberapa teman dekat. Saya cerita terkait apa yang saya alami dan Puji Tuhan pelan-pelan emosi pun mereda,” ucap dia.

Setelah mereda, korban mengungkapkan, dirinya langsung menuliskan ulang apa yang dialaminya saat itu.

Dengan menulis, ia bisa mengusir sisa-sisa emosi yang masih mengendap.

“Pas sudah mereda, saya mulai menulis apa yang saya alami. Karena dengan menulis, saya bisa menyalurkan emosi saya keluar,” imbuh korban.

Diberitakan sebelumnya, perempuan lumpuh berinisial CD menjadi korban pelecehan seksual sopir taksi online yang mengantarnya dari kantor ke rumahnya yang ada di wilayah Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2024).

Pelecehan itu terjadi di teras rumah korban sekitar pukul 15.00 WIB.

Pelaku berinisial IA memanfaatkan keterbatasan korban yang tak bisa berjalan sendiri karena lumpuh.

Mulanya, korban meminta tolong supaya pelaku bisa meminjamkan lengan kanannya untuk membantunya berjalan jalan dari mobil ke depan teras rumah.

Kemudian, IA mencuri kesempatan untuk menggenggam tangan korban saat CD menumpu tangan kirinya pada lengan kanan pelaku untuk berjalan.

“Jadi telapak kiri saya menggenggam lengan kanan si sopir. Sopir ini lalu ambil kesempatan memegang telapak kiri saya dari atas pakai tangan kirinya. Jadi seperti orang pacaran,” ungkap korban.

Sesampainya di depan teras, IA kemudian berhenti sejenak. Ia tak langsung pamit dan kembali ke mobilnya.

Ia justru menebar senyuman dan menyebut korban sebagai perempuan yang cantik.

Setelah itu, dalam waktu sekejap, pelaku melakukan gerakan rangkulan menggunakan tangan kanannya dan mencium pipi kanan korban.

“Pas dia senyum-senyum itu, dia langsung tarik tubuh saya, lalu melakukan gerakan rangkulan dan saya dicium. Saya dicium, saya dicium di pipi bagian kanan,” kata korban dengan nada kesal.

#pelecehan-seksual #perempuan-lumpuh-jadi-korban-pelecehan-sopir-taksi-online #pelecehan-seksual-taksi-online

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/17/14010621/dilecehkan-sopir-taksi-online-korban-langsung-masuk-rumah-dan-teriak