ADB Prediksi Ekonomi Asia Pasifik Lebih Bergairah
ADB melihat pertumbuhan ekonomi Asia Pasifik yang lebih tinggi dari sebelumnya, dari 4,9% menjadi 5%. - Halaman all
(InvestorID) 17/07/24 14:57 11076237
JAKARTA, investor.id – Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Asia Pasifik sebesar 5% pada tahun 2024 ini. Angka ini lebih tinggi dari prediksi sebelumnya yang sebesar 4,9%.
Prognosa pertumbuhan ekonomi ini berdasarkan peningkatan ekspor regional sehingga melengkapi permintaan domestik yang masih kuat. Sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 diperkirakan sebesar 4,9%. Inflasi diperkirakan akan melambat ke 2,9% tahun ini di tengah meredanya tekanan harga pangan global dan berlanjutnya pengaruh suku bunga yang lebih tinggi.
Kepala Ekonom ADB Albert Park mengatakan setelah pemulihan pasca-pandemi yang didorong terutama oleh permintaan domestik, ekspor kembali meningkat dan membantu menggerakkan pertumbuhan ekonomi kawasan ini. Kuatnya permintaan global akan barang elektronik, terutama semikonduktor untuk aplikasi teknologi tinggi dan kecerdasan buatan, meningkatkan ekspor dari sejumlah perekonomian Asia.
“Sebagian besar Asia dan Pasifik merasakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dibandingkan dengan paruh kedua tahun lalu,” ujar Albert dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu (17/7/2024).
Meskipun inflasi di kawasan ini secara keseluruhan sudah melambat menuju tingkat pra-pandemi, tekanan harga masih cukup tinggi di sejumlah perekonomian. Inflasi harga pangan masih tinggi di Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Pasifik, sebagian akibat cuaca buruk dan pembatasan ekspor pangan yang dilakukan beberapa perekonomian.
“Fundamental kawasan ini masih kuat, tetapi para pembuat kebijakan tetap perlu memperhatikan sejumlah risiko yang dapat berdampak terhadap proyeksi ini, mulai dari ketidakpastian terkait hasil pemilu di perekonomian besar, sampai keputusan penetapan suku bunga dan ketegangan geopolitik," kata dia.
Prakiraan pertumbuhan bagi Republik Rakyat Tiongkok (RRT), perekonomian terbesar kawasan ini, dipertahankan pada 4,8% tahun ini. Berlanjutnya pemulihan konsumsi jasa dan ekspor yang lebih kuat daripada perkiraan, serta kegiatan industri, mendukung pertumbuhan ini, bahkan di tengah kesulitan sektor properti RRT yang belum juga stabil. Pemerintah memperkenalkan sejumlah langkah kebijakan tambahan pada bulan Mei untuk mendukung pasar properti.
Untuk Asia Tenggara, perkiraan pertumbuhan dipertahankan pada 4,6% tahun ini di tengah perbaikan yang kuat baik pada permintaan domestik maupun eksternal. Proyeksi tahun ini untuk Kaukasus dan Asia Tengah naik menjadi 4,5% dari sebelumnya 4,3%, sebagian didorong oleh pertumbuhan yang lebih kuat daripada perkiraan di Azerbaijan dan Republik Kirgiz. Di Pasifik, proyeksi pertumbuhan untuk 2024 dipertahankan pada 3,3%, yang didorong oleh pariwisata dan belanja infrastruktur, bersamaan dengan bangkitnya lagi kegiatan pertambangan di Papua Nugini.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #pertumbuhan-ekonomi #ekonomi-asia-pasifik #adb #asian-development-bank #negara-negara-asia-pasifik #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/macroeconomy/367237/adb-prediksi-ekonomi-asia-pasifik-lebih-bergairah