Kasus Perempuan Lumpuh Dilecehkan Sopir Taksi

Kasus Perempuan Lumpuh Dilecehkan Sopir Taksi "Online", Awalnya Korban Dilirik Pelaku dari Kaca Spion

Perempuan lumpuh mengalami pelecehan oleh sopir taksi online di Jakarta Selatan. Aksi itu terjadi ketika korban meminta diantar dari kantor ke rumah. Halaman all

(Kompas.com) 17/07/24 14:40 11077286

JAKARTA, KOMPAS.com - CD (55), korban pelecehan seksual sopir taksi online, IA (65) di wilayah Jakarta Selatan, mengaku terus digoda pelaku selama di dalam kendaraan.

"Dia terus lihat saya lewat spion tengah dan saya benar-benar enggak nyaman," ujar CD kepada wartawan, Jumat (12/7/2024).

Sepanjang perjalanan, CD terus digoda IA. Awalnya CD ditanyakan mengenai usianya, lalu berlanjut kepada godaan dari pelaku ke arah fisik.

"Dia bertanya "Ibu umurnya berapa?", sambil senyum-senyum. Lalu dia cerita soal usianya yang sudah 65 tahun, anaknya ada lima dan cucu sembilan," kata CD.

"Dia lalu melihat saya lewat spion tengah. Dia bilang usia saya tak terlihat 55 tahun, lalu mengatakan "Ah enggak, ibu masih cantik"," ucap CD.

Diberitakan sebelumnya, CD menjadi korban pelecehan seksual sopir taksi online, IA yang mengantarnya dari kantor ke rumahnya yang ada di wilayah Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2024).

Pelecehan itu terjadi di teras rumah korban sekitar pukul 15.00 WIB. IA memanfaatkan keterbatasan korban yang tak bisa berjalan sendiri karena lumpuh.

Mulanya, korban meminta tolong supaya pelaku bisa meminjamkan lengan kanannya untuk membantunya berjalan jalan dari mobil ke depan teras rumah.

Kemudian, IA mencuri kesempatan untuk menggenggam tangan korban saat CD menumpu tangan kirinya pada lengan kanan pelaku untuk berjalan.

“Jadi telapak kiri saya menggenggam lengan kanan si sopir (IA). Sopir ini lalu ambil kesempatan memegang telapak kiri saya dari atas pakai tangan kirinya. Jadi seperti orang pacaran,” ungkap korban.

Sesampainya di depan teras, IA kemudian berhenti sejenak. Ia tak langsung pamit dan kembali ke mobilnya.

Ia justru menebar senyuman dan menyebut korban sebagai perempuan yang cantik.

Setelah itu, dalam waktu sekejap, pelaku melakukan gerakan rangkulan menggunakan tangan kanannya dan mencium pipi kanan korban.

“Pas dia senyum-senyum itu, dia langsung tarik tubuh saya, lalu melakukan gerakan rangkulan dan saya dicium. Saya dicium, saya dicium di pipi bagian kanan,” kata korban dengan nada kesal.

Penderitaan korban tak berhenti sampai di sana. IA disebut memiliki niat yang lebih buruk saat itu.

Pasalnya, pelaku sempat meminta izin untuk menutup pintu gerbang rumah.

“Dia minta izin ke saya buat tutup pintu gerbang. Dia berbicara seperti itu dengan nada bergetar, yang mana saya tahu dia sedang horny,” ucap dia.

Korban lalu bersikeras bahwa dirinya hendak masuk rumah. Ia meminta pelaku untuk segera keluar dari teras rumahnya.

Tapi, pelaku malah meminta supaya bisa menciumnya satu kali lagi. “Saya bilang dengan tegas kepada dia untuk pergi. Saya berusaha tidak emosi karena takutnya dia semakin menjadi. Makanya saya bicara dengan nada tegas,” ujar korban.

“Pas saya ngomong gitu, dia malah berkata, ‘Boleh enggak saya cium lagi\'. Belum sempat saya respons, dia langsung melakukan gerakan serupa. Menarik bahu saya, merangkul menggunakan tangan kanannya, dan mencium pipi kanan saya untuk kedua kalinya,” lanjut dia.

#perempuan-lumpuh-jadi-korban-pelecehan-sopir-taksi-online #pelecehan-seksual-taksi-online #jakarta-selatan

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/17/14402281/kasus-perempuan-lumpuh-dilecehkan-sopir-taksi-online-awalnya-korban