Eks Ketua KPK Sebut Gaji Rendah jadi Penyebab Petty Corruption

Eks Ketua KPK Sebut Gaji Rendah jadi Penyebab Petty Corruption

Meskipun korupsi yang dilakukan dalam skala kecil, namun petty corruption bisa mengganggu pelayanan publik.

(MedCom) 17/07/24 14:44 11078583

Jakarta: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menjelaskan dalam tindakan korupsi ada yang disebut grand corruption atau korupsi dengan skala besar dan petty corruption atau korupsi pada level bawah dengan skala kecil. Dia menyebut salah satu penyebab terjadinya petty corruption adalah pendapatan yang rendah.

“Kalau petty corruption disebabkan oleh yang kita sebut corruption by need, yaitu pendapatan ataupun mungkin gaji yang rendah menyebabkan orang melakukan korupsi yang kecil-kecil,” kata Abraham dalam tayangan Metro TV, Rabu, 17 Juli 2024.

Abraham menyebut meskipun korupsi yang dilakukan dalam skala kecil, namun petty corruption bisa mengganggu pelayanan publik. Misalnya, kata dia, pengurusan dokumen yang seharusnya gratis atau murah menjadi berbayar dan mahal.

“Salah satu faktor, meskipun bukan satu-satunya faktor, yaitu rendahnya pendapatan aparatur, sehingga dia melakukan yang kita sebut petty corruption,” ucap Abraham.
Menurut Abraham salah satu hal yang dapat dilakukan untuk memberantas petty corruption yakni dengan menaikan upah di level aparatur menengah ke bawah. Sedangkan untuk upah aparatur menengah ke atas, menurut dia, sudah memadai.



(LDS)

#abraham-samad #korupsi #penegakan-hukum #pemberantasan-korupsi

https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/5b2og12k-eks-ketua-kpk-sebut-gaji-rendah-jadi-penyebab-petty-corruption