Literasi,

Literasi, "Momok" Terbesar Pengembangan SDM di Indonesia

Tingkat literasi akan menentukan kemajuan suatu bangsa. Halaman all

(Kompas.com) 18/07/24 07:00 11150565

JAKARTA, KOMPAS.com - Literasi menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Pasalnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia masih sangat rendah.

"Tantangan di Indonesia yang paling mengemuka itu literasi kita yang masih rendah. Karena literasi itu akan menentukan kemajuan suatu bangsa," ujar Ketua Komite Pengarah Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) Yunus Triyonggo dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Rabu (17/7/2024).

"Jadi kemampuan kita, keinginan, habit untuk belajar, membaca, dan mengamati alam sekitar itu masih rendah," lanjutnya.

Selain literasi yang rendah, tantangan lainnya adalah aksesbilitas untuk menjangkau pembelajaran di banyak bidang dan tempat.




Corporate Communication Director Kompas Gramedia Glory Oyong menambahkan, kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif adalah kunci mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045.

Pendidikan dan pelatihan berkelanjutan penting untuk membentuk tenaga kerja yang kompeten. Semangat kewirausahaan dan kreativitas juga harus didorong agar mampu bersaing secara global.

"Acara ini pun diharapkan dapat menjadi katalisator dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045 dengan mempersiapkan SDM yang unggul, siap menghadapi tantangan global, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa," ucapnya.

IHCBS 2024

Adapun IHCBS akan berlangsung pada 13-15 November 2024 di Jakarta. Acara ini akan diikuti lebih dari 50 asosiasi human capital di Indonesia, serta unsur swasta, pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga swadaya masyarkat (LSM).

Setidaknya 50 pembicara nasional akan mengisi IHCBS. Pada acara puncak, akan ada mega session dan concurrent track yang menghadirkan pembicara internasional ternama, seperti David Rogers, Dave & Wendy Ulrich.

Selain itu, beberapa menteri yang hadir, di antaranya dari Singapura dan Korea untuk benchmarking.

Tak hanya ahli dari perusahaan multinasional dan akademisi, acara ini juga menghadirkan tokoh inspiratif seperti Shin Tae-Yong, Raffi Ahmad, dan Cinta Laura.

Bagi yang berminat mengikuti IHCBS, maka bisa melakukan pendaftaran jauh hari melalui website www.qubisa.com/ihcbs dan kanal-kanal distribusi lainnya.

Ada 3.000 kursi yang tersedia dalam event ini. Tiket pun tersedia dalam dua kategori dengan status all access: kelas regular seharga Rp 5 juta dan VIP seharga Rp 7,5 juta yang berlaku selama 3 hari.

Panitia juga menawarkan fasilitas early bird dan harga khusus asosiasi yang lebih hemat hingga 30 persen, berlaku sampai 31 Agustus 2024.

Untuk menampung minat pemerhati HR, mahasiswa, dan masyarakat umum yang diperkirakan mencapai 40.000 orang, disediakan pula kelas online.

Kelas online ini seharga Rp 600.000 serta tiket harian Rp 75.000 yang memungkinkan akses ke semua program acara (kecuali summit). Semua kategori tiket juga ditawarkan dengan fasilitas early bird.

#jakarta #literasi

https://money.kompas.com/read/2024/07/18/070000626/literasi-momok-terbesar-pengembangan-sdm-di-indonesia