Ragam Alasan Pelaku Saat Ditangkap Polisi di Kampung Boncos

Ragam Alasan Pelaku Saat Ditangkap Polisi di Kampung Boncos

Sejumlah pelaku yang ditangkap dalam penggerebekan di Kampung Boncos memiliki ragam alasan saat ditanya polisi terkait keberadaaanya di wilayah itu. Halaman all

(Kompas.com) 18/07/24 07:58 11157901

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pelaku yang ditangkap dalam penggerebekan di Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, memiliki ragam alasan saat ditanya polisi terkait keberadaaanya di wilayah kampung narkoba tersebut.

Momen tersebut terlihat saat Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Syahduddi bertanya secara acak kepada para pelaku yang tengah duduk di Lapangan Boncos usai jumpa pers terkait penggerebekan.

“Ini saya dari Cijantung, ke sini mau samperin nasabah, dari leasing,” ujar pelaku yang mengenakan jaket biru lengkap dengan topi loreng.

Kepada Syahduddi, dia mengaku sehari-hari bekerja sebagai debt collector.

“(Datang ke Kampung Boncos) sendiri,” kata dia.

Dia terus berusaha menutupi bawah telah memakai narkoba. Namun, dia terdiam setelah hasil tes urinenya positif sabu.

Selain si debt collector, ada salah satu pria yang tengah tertunduk lesu dengan kaki meringkuk ke arah dada. Katanya, dia datang ke Kampung Boncos hanya sekedar bermain ke rumah teman.

“Ke rumah teman di Kota Bambu belakang,” kata pria yang mengenakan kaus lengan panjang berkelir cokelat.

Di depan 46 pelaku, Syanduddi kemudian bertanya apakah ada di antara mereka yang bukan warga Kampung Boncos.

Seorang pria berbadan gempal yang mengenakan kaus polo abu-abu langsung menunjuk tangan. Rupanya, dia berasal dari Kebayoran, Jakarta Selatan.

“(Datang ke Kampung Boncos buat) tebus handphone,” ujar dia.

“Tebus handphone buat apa? Buat pakai?” tanya petugas yang kemudian dijawab dengan anggukan kepala.

Di samping kanan pria berkaus polo abu-abu iyu, terdapat pria yang ternyata sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan di daerah Blok M.

Dia ditangkap polisi di Kampung Boncos saat masih berpakaian bekerja, yakni kemeja lengan panjang hitam dan celana bahan hitam.

Rambut ikal yang klimisnya sudah tidak karuan itu menandakan pria tersebut datang ke Kampung Boncos di sela-sela pekerjaannya.

“(Ke Kampung Boncos) buat ‘belanja’ (beli narkoba), Pak,” kata sekuriti tersebut lalu langsung menundukkan kepalanya dengan kaki meringkuk ke arah dada.

Dua banjar dari barisan si sekuriti, terdapat satu pria yang mengenakan jaket hijau dengan warna yang sudah memudar. Ternyata, dia merupakan warga Ciledug, Tangerang Kota.

Pria tersebut mulanya tak mau jujur saat ditanya alasannya datang ke Kampung Boncos.

“Saya anterin kakak belanja ke Tanah Abang,” ujar dia.

“Tanah Abang kan sebelah sana, kenapa ke sini?” cecar Syahduddi.

Mendengar pertanyaan tersebut, sontak pria berjaket hijau itu kikuk. Dia menganggukkan kepala sambil memperlihatkan wajah yang malu-malu kucing.

“Ya sekalian lewat, Pak,” kata dia yang disambut tertawaan petugas dan awak media.

“Tapi benar, Pak, saya antar kakak belanja,” timpal Syahduddi.

“Iya, tapi kamu positif (narkoba),” jawab Syahduddi.

Salah satu petugas memberitahu Syahduddi bahwa memang banyak orang-orang yang datang ke Kampung Boncos.

Tetapi, mereka langsung memutarbalikkan kendaraan saat menerima informasi bahwa sedang berlangsung penggerebekan di Kampung Boncos.

Diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek Kampung Boncos terkait kasus narkoba pada Rabu (17/7/2024).

Dalam kegiatan Operasi Nila Jaya 2024 ini, polisi menangkap 46 orang di Kampung Boncos dengan rincian 44 laki-laki dan 2 perempuan.

Menurut hasil tes urine, sebanyak 42 orang dinyatakan positif narkoba. Meski begitu, 4 orang yang negatif narkotika tetap dibawa ke kantor polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang polisi sita berupa 5 buah paket kecil narkoba jenis sabu-sabu, 1 korek api yang menyerupai senjata api, dan 2 senjata tajam.

Ada juga 10 pipet bekas pakai, tiga alat timbangan digital, sejumlah sabu-sabu, 30 korek api, pecahan uang, dan sejumlah klip plastik, hingga beberapa sedotan bekas pakai.

#kampung-boncos #polisi-gerebek-kampung-boncos #penggerebekan-kampung-boncos #kampung-boncos-digerebek

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/18/07581771/ragam-alasan-pelaku-saat-ditangkap-polisi-di-kampung-boncos